Bank Indonesia Balikpapan Adakan Pelatihan Hilirisasi Produk

Bank Indonesia Balikpapan Adakan Pelatihan Hilirisasi Produk

ONIXNEWS - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan (KPwBI Balikpapan) menggelar pelatihan hilirisasi produk sebagai rangkaian kegiatan Gerakan Wanita Matilda (GWM) di Kota Balikpapan, hal tersebut diselenggarakan dalam rangka peningkatan nilai tambah dan divesifikasi produk kepada para wanita matilda do Kota Balikpapan selama 3 hari mulai 27 s.d 29 Juli 2020.

NM Mirnayanti J selaku Manager Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPwBi Balikpapan membuka kegiatan ini yang diikuti oleh 51 orang perwakilan dari 18 kelurahan se Kota Balikpapan pada 27 Juli 2020 di Kantor Kecamatan Balikpapan Timur.

Dengan diadakannya Pelatihan Hilirisasi Produk ini bertujuan untuk mendorong peningkatan nilai tambah produk hasil kebun GWM sehingga nilai jual lebih tinggi dan diharapkan meningkatkan pendapatan rumah tangga. Selain itu, juga diharapkan mampu mendorong diversifikasi pangan dari hasil kebun seperti cabai segar atau tomat segar menjadi produk yang lebih tahan lama.

Pelatihan ini dilaksanakan di tiga lokasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah di tentukan. Lokasi pertama pelatihan pada tanggal 27 Juli 2020 yang berlokasi di Kantor Kecamatan Balikpapan Timur yang diikuti oleh 16 orang Perwakilan GWM Sepinggan, GWM Lamaru, GWM Sepinggan Baru, GWM Manggar, GWM Damai Baru dan GWM Teritip. Selanjutnya di selenggarakan dilokasi kedua pada tanggal 28 Juli 2020 yang berlokasi di Kantor Kelurahan Sumber Rejo yang diikuti oleh 15 orang Perwakilan dari GWM Karang Rejo, GWM Sumber Rejo, GWM Karang Joang, GWM Baru Ulu dan GWM Gunung Samarinda. Serta yang terakhir dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2020 yang berlokasi di Kantor Kecamatan Balikpapan Kota yang diikuti oleh 20 orang Perwakilan GWM Prapatan, GWM Damai Bahagia, GWM Mekar Sari, GWM Telaga Sari, GWM Klandasan Ilir, GWM Baru Tengah dan GWM Margo Mulyo.

Dalam kegiatan pelatihan ini, peserta dilatih bagaimana cara mengolah hasil urban farming kebun GWM seperti tomat, cabai dan terong menjadi makanan olahan. Riswahyuni selaku narasumber kegiatan pelatihan ini sekaligus owner Cake Salakilo Balikpapan dan Rr Titin Rusnawati yang merupakan owner Sambal Nyoss Glagah Yogyakarta yang dilakukan secara virtual.

Dalam kegiatan ini para wanita matilda diajarkan cara membuat sambal klotok ikan asin dan sambal bajak terong serta selai tomat oleh Ibu Riswahyuni. Sedangkan dari Sambel Nyoss Glagah, para wanita Matilda diajarkan cara membuat cabai kering dan abon cabai yang bisa bertahan hingga 1 tahun.

Bank Indonesia mengharapkan, adanya pelatihan ini dapat mendorong para wanita Matilda untuk senantiasa terampil dalam berinovasi dan memanfaatkan secara optimal hasil kebun GWM sehingga semakin meningkatkan nilai tambah produk terutama di tengah pandemic COVID-19. Para Wanita Matilda juga diharapkan untuk memberikan edukasi hilirisasi produk kepada masyarakat di kelurahan masing-masing secara lebih luas.

Selanjutnya, Bank Indonesia berharap adanya berbagai pelatihan dalam Gerakan Wanita Matilda dapat mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap sayuran dan holtikultura secara mandiri yang berdampak positif terhadap pengendalian inflasi serta mendorong entrepreneurship bagi perempuan sehingga dapat memperoleh alternatif pendapatan bagi keluarga terutama di tengah pandemi Covid-19 sekaligus mendukung pemberdayaan wanita di Kota Balikpapan untuk menjadi wanita yang mandiri, terampil dan berdaya.

Sumber : Bank Indonesia

Editor : Onixradio

Target PAD Naik Rp 50 M untuk Fokuskan Tiga Program Tahun 2021

Target PAD Naik Rp 50 M untuk Fokuskan Tiga Program Tahun 2021

ONIXNEWS – Baru baru ini Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) membahas rencana target pendapatan tahun 2021 bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Rapat yang digelar oleh badan anggaran (Banggar) ini dipimpin oleh ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh. Dengan target PAD 2021 yang berubah.

Haemusri Umar selaku Plt Kepla Dispenda Kota Balikpapan memberikan pendapat nya seusai pertemuan “DPRD minta dari PAD dari 606 miliar menjadi 656 miliar, ada kenaikan 50 miliar”.

Menurutnya kenaikan tersebut merupakan imbas dari rencana pembangunan infrastruktur yang terus di fokuskan pada tahun 2021. Contohnya akibat dari pandemi covid-19 saat ini pembangunan sekolah baru, perbaikan infrastruktur pasca banjir dan pemulihan ekonomi yang sudah terkena dampak.

Karena adanya hal tersebut pihaknya pun sudah melkuakan koordinasi dengan komisi II DPRD Kota Balikpapan dengan hanya mengamini target PAD dengan nominal Rp 442 Miliar ditahun depan.

“namun dari Banggar DPRD memang ada rencana untuk berbagai macam,sehingga meminta kepada kami untuk bisa menaikan target pendapatan 2021” ujar Haemusri.

Tetapi, dari hasil kalkulasi yang telah diperhitungkan Dispenda, berdasar sebelum dan sesudah masa covid-19. Pihaknya hanya mampu memberi tambahan sekitar Rp 15 – 20 miliar. Namun pihaknya tetap optimis mengingat fase new normal yang sudah mulai dijalankan di Kota Balikpapan.

Dengan harapan PAD bisa digenjot sampai level maksimal, hingga saat ini pihaknya pun tengah melakukan konsolidasi secara internal dengan OPD terkait. “jadi memang sekitar Rp 626 miliar, dikarenakan masa pandemi covid-19 ini kita belum tau sampai kapan berakhir” ungkapnya.

Berdasarkan catatan yang ada, realisasi penerimaan PAD hingga saat ini baru sekitar Rp 200 miliar, ini periode januari hingga juli 2020. Ungkapnya jika pandemi ini tidak ada maka jumlah penerimaan PAD bisa dipastikan lebih dari itu, besar kisaran sampai Rp 260 Miliar. Kekurangan Rp 60 miliar pengaruh dari pandemic ini, sedangkan target PAD sendiri murni di tahun 2020 adalah Rp 715 miliar, kemudian setelah adanya refocusing anggaran tersebut berubah menjadi anggaran untuk covid-19 menjadi Rp 389 miliar.

Sumber : TribunKaltim.co

Editor : Onixradio

KPwBI Balikpapan Memberikan Bantuan Laptop Kepada SMPN 13 Balikpapan

KPwBI Balikpapan Memberikan Bantuan Laptop Kepada SMPN 13 Balikpapan

ONIXNEWS - Di tengah pandemic COVID 19 Bank Indonesia memperlihatkan bentuk kepeduliannya di sektor pendidikan dalam bentuk bantuan berupa empat unit laptop yang diberikan kepada SMP Negeri 13 Balikpapan, bantuan ini merupakan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang di selenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan.

Senin (27/07/2020) di Halaman SMP Negeri 13, bantuan tersebut langsung diberikan oleh Bimo Epyanto selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia kepada Kepala SMP Negeri 13 Balikpapan Akhmad,S.Pd, yang di saksikan oleh Sukarja selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan.

Sektor pendidikan saat ini merupakan salah satu sektor yang terdampak karena dalam proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan tatap muka dikarenakan covid 19 yang belum juga reda. Pemerintah Kota Balikpapan sudah memberlakukan metode pemeblajaran secara daring sejak awal covid 19 masuk ke Indonesia dibulan Maret 2020. Namun dalam proses pembelajaran yang diwajibkan memiliki alat pendukung seperti laptop/smartphone ini membuat beberapa siswa/i kesulitan dalam mengikuti kegiatan belajar online ini.

Siswa/i saat ini merupakan bagian generasi muda investasi masa depan bangsa yang perlu didukung untuk pengembangan kompetensi maupun pendidikan secara optimal. Oleh karena itu Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kota Balikpapan memberikan bantuan laptop kepada SMPN 13 Balikpapan dengan mempertimbangkan jumlah murid, lokasi sekolah, fasilitas yang belum optimal untuk pembelajaran daring, adanya orangtua siswa yang kurang mampu dan belum memiliki perangkat yang memadai, sehingga diharapkan adanya bantuan laptop dapat mendukung proses belajar mengajar siswa/i.

PSBI bantuan laptop ini merupakan program nasional Bank Indonesia yang diberikan secara serentak kepada enam puluh tujuh sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia dalam rangka perayaan HUT Bank Indonesia ke-67. Hal ini sebagai bentuk dukungan Bank Indonesia dalam pembelajaran daring yang berlangsung selama masa pandemic Covid-19.

Untuk Kedepannya, Bank Indonesia akan terus berupaya memberikan bantuan-bantuan yang mendukung pemulihan ekonomi maupun sosial di tengah pandemic covid-19 sebagai bagian dari dedikasi untuk negeri.

Sumber : Bank Indonesia

Editor : Onixradio

Divonis Menderita 16 Penyakit Karena Begadang Dan Makan Mie Instan

Divonis Menderita 16 Penyakit Karena Begadang Dan Makan Mie Instan

ONIXNEWS – Memiliki kebiasaan sering begadang dan makan mie instan, pria ini di vonis dokter menderita 16 penyakit sekaligus di dalam tubuhnya.

Mie instan yang merupakan makanan paling popular, baik untuk makan siang atau makan malam, selain karena mudah disajikan mie instan juga termasuk makanan murah dan nikmat. Karena hal tersebut, kebiasaan yang dilakukan pria ini terkesan biasa dilakukan banyak orang lainnya, mungkin sebagian besar orang menganggap mie instan tidak sehat, namun ada beberapa orang yang menganggap mie instan bukanlah makanan yang amat berbahaya atau bahkan tidak seburuk makanan cepat saji lainnya seperti burger dan kentang goreng.

Kali ini kasus Peng Fei seorang pria asal Filipina, mungkin akan membuat anda berpikir seribu kali untuk mempertimbangkan kembali kegemaran anda terhadap mie instan. Pada tahun 2018, Peng Fei merasa sangat lelah, Peng yang memiliki penyakit kuning dan matanya yang memerah pun memutuskan untuk menelepon ibunya untuk pergi ke rumah sakit bersamanya.

Setelah melakukan pemeriksaan medis, Peng didiagnosis dengan 16 penyakit yang berbeda antara lain seperti gagal hati, sirosis mikronodular, infeksi intra-abdomen, kalium tinggi, efusi pleura atau kolesistitis.

Setelah mengetahui anaknya menderita 16 penyakit karena sering makan mie instan ibu nya pun menangis. Setelah bertanya tentang kebiasaan Peng Fei, dokter pun menyimpulkan bahwa penyakitnya akibat dari disfungsi hati. Dan sekarang hatinya hanya mampu melakukan 1/3 dari fungsi aslinya. Alhasil ketika hati sudah tidak dapat melakukan detoksifikasi dengan baik, maka itu dapat mempengaruhi organ lain kemudian mengarah ke berbagai penyakit.

Peng Fei yang bekerja di restoran cepat saji membuatnya terpaksa makan mie instan karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Selain itu, Peng juga sering begadang untuk melakukan shift dan kerja extra. Kebiasaan ini berlangsung selama beberapa tahun yang akhirnya berakibat melemahkan hatinya, dan juga menyebabkan beberapa kerusakan dan mempengaruhi organ organ lainnya.

Sumber : TribunKaltim.co

Editor : Onixradio

Jangan Dibuang, Ini Manfaat Ampas Teh Untuk Kecantikan

Jangan Dibuang, Ini Manfaat Ampas Teh Untuk Kecantikan

ONIXNEWS – Habis buat teh kalian pasti buang ampasnya kan guys ? kalian tau gak sih kalau ampas teh itu mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kecantikan. Ampas teh ini banyak manfaat nya untuk kesehatan dan masalah kulit yang biasa kita keluhkan.

Apa aja sih manfaat dari ampas teh yang gak kita tau ? ini dia manfaatnya :

  1. Membuat kulit wajah lebih kencang dan kenyal Ampas teh bisa ini bisa membuat kulit wajah menjadi lebih kencang dan kenyal. Caranya,bisa terapkan ampas teh yang masih basah ini pada wajah secara merata.Kemudian diamkan hingga semalaman agar meresap dengan baik. Keesokan harinya, bilas wajah dengan menggunakan air.

  2. Mengatasi mata panda dan kantung mata Mengatasi kantung mata dengan ampas the bisa celupkan kantong teh bekas ke dalam air es hingga basah dan dingin. Kemudian terapkan kantong teh tersebut sebagai kompres pada area kelopak mata yang ditutup rapat. Diamkan selama 10-15 menit. Lakukan ini 3 kali seminggu.

  3. Memutihkan kulit yang terpapar sinar matahari Untuk memulihkan kulit yang terkena sinar matahari juga bisa menggunakan ampas teh. Celupkan kantong teh bekas ke dalam air es dan gunakan sebagai kompres pada area kulit yang bermasalah. Lakukan ini secara berulang hingga kondisi kulit membaik dan ruam merah berkurang.

  4. Digunakan sebagai lulur mandi atau masker Masker ampas teh bisa mencerahkan wajah. Untuk membuat lulur atau masker, caranya cukup mudah. Keluarkan isi ampas teh dari kantongnya (sekitar 3-4 kantong). Kemudian campurkan dengan 1 sendok makan penuh tepung beras dan satu sendok makan lulur mandi kemasan. Aduk semuanya hingga merata dan jika terlalu kental bisa tambahkan sedikit air. Gunakan sebagai lulur pada seluruh tubuh dan dapatkan manfaat baiknya untuk kulit.

  5. Mengatasi gatal akibat gigitan nyamuk ampas teh untuk bekas gigitan nyamuk. Sejenis zat antihistamin yang terdapat pada kantong teh juga ampuh mengatasi rasa gatal dan kemerahan akibat gigitan nyamuk. Cukup usapkan ampas teh celup yang masih dalam kondisi hangat pada area yang digigit nyamuk dan biarkan mengering. Rasa gatal dan kulit kemerahan akan hilang.

  6. Mengobati Bisul Selain untuk kecantikan, kantong teh celup bekas juga bisa digunakan untuk mengobati bisul. Cukup gunakan kantong teh bekas yang masih basah sebagai kompres pada bisul. Kemudian diamkan hingga mengering. Lakukan hal ini secara berulang hingga bisul membaik dan kempes.

Nah,gimana ? gampang kan memanfaatkan bahan yang ada dirumah untuk perawatan secara alami. Apalagi pandemi gini kan, jadi harus stay safe.

Semoga bermanfaat ya guys.

Sumber : Nakita.id

Editor : Onixradio

IPAM Damai Balikpapan Berhenti Mengakibatkan Air PDAM Hari Ini Tidak Mengalir

IPAM Damai Balikpapan Berhenti Mengakibatkan Air PDAM Hari Ini Tidak Mengalir

ONIXNEWS – Berhentinya produksi dari IPAM Damai Kota Balikpapan pada hari ini,jumat 24 Juli 2020 menyebabkan sebagian Balikpapan tidak akan mendapat layanan air dari PDAM.

Perubahan alam yang mempengaruhi adanya pergerakan tanah karena hujan yang sering terjadi ini juga berakibat pada jalur pipa transmisi atau pipa air baku PDAM, jalur pipa air baku yang menghubungkan dari Waduk Manggar ke dua IPAM yaitu IPAM km 8 Batu Ampar dan IPAM Kampung Damai mengalami kebocoran.

Setelah jalur pipa air baku IPAM Km.8 Batu Ampar bermasalah, kini giliran pipa transmisi ke IPAM Damai. Meskipun distribusi air dari IPAM Batu Ampar ke wilayah pelanggan atas Balikpapan Barat dan sebagian daerah tinggi dan jauh lainnya tekanan air masih naik turun.

Suryo Hadi selaku Kepala Sub. Bagian Customer Service menyampaikan bahwa pelayanan distribusi air dari IPAM Km 8 saat ini belum merata untuk mengalir ke pelanggan. Dengan adanya permasalahan ini,tim PDAM pun masih mengevaluasi pipa transmisi air baku sepanjang 7km yang mengaliri air baku ke IPAM Km 8.

“kami berharap pelanggan yang belum maksimal distribusinya untuk dapat bersabar sambal kami mencari titik masalah terhadap tekanan yang masih kecil, memang menjadi dilemma di satu sisis PDAM melakukan pencarian masalah di isis lain IPAM Km 8 Batu Ampar harus tetap produksi air bersih” ujar suryo, kamis (23/07/20).

Jalur pipa air baku IPAM Kampung Baru yang mengalami kebocoran teridentifikasi pipa transmisi air baku jenis steel dengan diameter 600mm. Tim tanggap darurat PDAM berencana menjadwalkan perbaikan pada Jumat (24/07/20) mulai jam 20.00 wita sampai selesai.

“target penkerjaan 1x24 jam, lebih cepat lebih baik. Lokasi kebocoran ada di hutan transad Balikpapan. Tim saat ini sudah mempersiapkan galian tanah dan termasuk bahan, peralatan operasional perbaikan nantinya” jelas suryo.

Suryo menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi kecil bahkan tidak mengalir lebih dulu dari jalur IPAM Damai. Apabila perbaikan telah selesai proses normalisasi membutuhkan waktu dan jarak, tergantung jauh dekatnya, tinggi rendahnya rumah pelanggan.

Sumber : TribunKaltim.co

Editor : Onixradio

Melonjaknya Tagihan Air PDAM Dikarenakan Hal Ini

Melonjaknya Tagihan Air PDAM Dikarenakan Hal Ini

ONIXNEWS – Ada yang berbeda dari SERSAN NGOPI kemarin (22/07/2020) kali ini dipandu oleh Tria Zaelani dan menghadirkan 4 Narasumber yaitu bapak Tohari Aziz (Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan), bapak Suryo (Kepala Sub Bagian Cs PDAM), bapak Mauliddin (Pemerhati Kota) dan bapak Krishna Galih M.P (CEO Onix Radio Balikpapan).Kali ini tema yang dibahas yaitu tentang Ada Apa Dengan PDAM.

Seperti yang kita tau, beberapa bulan ini ada hal yang sangat meresahkan warga Balikpapan tentang melonjaknya tagihan air PDAM yang sangat tinggi, hal ini pun secara langsung dijelaskan dengan detail oleh Suryo selaku Kasubag Cs PDAM “melonjaknya tagihan ini bermula dibulan april mei dimana munculnya covid, dan pada saat itu salah satu pembaca meter kami menjadi ODP. Dari situlah dari kebijakan direksi memutuskan untuk melakukan wfh sesuai dengan edaran yang ada, dan pembaca meteran pun wfh juga, selama 2 bulan tersebut PDAM tidak mengetahui berapa penggunaan air yang dipakai oleh pelanggan selama Ramadhan, lebaran dan covid karena 2 bulan kami tidak melakukan pengecekan. Dan maka dari itu PDAM akhirnya menetapkan kubikasi pelanggan dibulan 4 dan 5 tersebut dengan cara main kira kira, tapi kita punya dasar dimana kira kira ini ditetapkan dengan cara melihat pemakaian rata rata pelanggan di 6 bulan ke atas. Akhirnya setelah new normal di bulan 6 kemarin, maka kami pun kembali melakukan pengecekan barameter dan terlihatlah asli pemakaian pelanggan selama bulan april dan mei tersebut. Dari pengecekan yang dilakukan terlihatlah penumpukan pemakaian, yang tadi nya kira kira itu kecil pemakaian terakumulasilah ke bulan 6, jadi dari situlah mengapa terjadinya lonjakan tagihan pelanggan” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa untuk tarif PDAM bagi setiap individu itu tidak sama, mulai dari tarif untuk tempat ibadah/sosial, pemukiman, perumahan, rumah mewah hingga industri itu berbeda. Dari perbedaan tersebut ada pula namanya Blok Konsumsi yang dibagi menjadi 3 yaitu 1m³ – 10m³, 11m³ – 20m³ dan 21m³ – dst.

“Dan akibat dari menumpukan tagihan itu dibulan 4 dan 5 terakumulasi di bulan 6 perkalian progressive ini lah yang berlaku dan akhirnya melonjak yang luar biasa” tambah suryo.

Di tanggal 30 maret 2020 PDAM melakukan sosialisasi di media sosial dan website online yang menerangkan bahwa PDAM menangguhkan kegiatan di bulan 4 dan 5 dengan catatan pelanggan berkoordinasi selama penangguhan kegiatan tersebut.

“pelanggan yang visioner dia lapor ke cs untuk angka meter di bulan 4 dan 5 dimana itu yang menjadi tagihan mereka” jelas suryo.

Setelah menjelaskan bagaimana bisa terjadi pelonjakan tagihan tersebut, Mauliddin selaku pemerhati kota memberikan tanggapan “saya mau balikpapan ini menjadi kota yang nyaman dan pelanggannya pun ikut nyaman walau kenyataan nya pelanggan saat ini tidak nyaman dengan adanya tagihan tagihan yang melonjak. Dengan adanya covid ini kita memang lebih banyak kegiatan di rumah, saya ingin PDAM fokus melayani masyarakat Balikpapan yang banyak dan juga dengan harga yang terjangkau. Kebutuhan yang dibutuhkan saat ini yaitu air dan listrik itu yang utama” Jelas mauliddin.

Untuk kompensasi pihak PDAM sendiri berharap pelanggan harus melakukan klarifikasi, saat pelanggan datang ke kantor pihak PDAM melakukan pengecekan berdasarkan data yang ada, pelanggan sendiri harus membawa foto meteran air pada hari itu yang bertujuan untuk menyandingkan pemakaian kira kira dibulan 4 dan 5 dengan real di bulan 6 setelah pembaca mengecek angka meter, apabila angka meter tersebut tidak sesuai seperti pemakaian lebih kecil maka hal tersebut kesalahan dari PDAM dan bagi pelanggan yang terlanjur bayar maka uangnya akan dikembalikan tapi dengan syarat yang berlaku. Dan apabila nilai meter lebih besar dari yang di kira kira maka ada solusi yang diberikan PDAM kepada pelanggan yaitu cicilan pembayaran sampai 1 tahun.

Sedangkan untuk proses pengembalian uang PDAM membutuhkan waktu mulai 2 minggu hingga 1 bulan. Dengan adanya kejadian pelonjakan tagihan PDAM ini mendapat sorotan dari wakil ketua DPRD Kota Balikpapan yaitu Tohari Aziz. “Polemik lonjakan tagihan ini menjadi trending di kota Balikpapan dan medsos juga,dan akibatnya PDAM dihajar habis habisan namun dengan adanya ini PDAM sendiri bisa belajar. PDAM yang merupakan perusahaan daerah yang diberikan ruang oleh pemkot sebagai perusahaan monopoli sebagai sumber air masyarakat harusnya bersyukur artinya perijinan dan sebagainya diberikan ruang yang luas dan PDAM tinggal melaksanakan saja. Adanya polemik dibulan juni ini banyak sekali, banyak sekali laporan yang masuk saya harap kesalahan yang kemarin jangan diulang lagi.harusnya justru kemarin karna covid PDAM set up nya muncul untuk mebantu masyarakat.kalau petugasnya takut covid saya pun juga takut tapi kana ada alat pelindung diri. Petugas pembaca meter lebih banyak berinteraksi dengan meteran air bukan orang,kalaupun berinteraksi itu sangat kecil. Mungkin perlu adanya system lain yaitu pembaca meter mandiri dengan aplikasi sehingga masyarakat bisa tinggal foto lalu dikirim ke call center PDAM, itu kan bagian dari inovasi. Jangan juga pakai ilmu batin mengira ngira,tau nya nanti ilmu batin terakhirnya salah. Masyarakat sudah pusing dan susah, ini terjadi panic buying” ujar tohari.

Terjadinya polemik ini memunculkan banyak nya aduan masyarakat ke semua kalangan, PDAM yang sudah memiliki instalasi diharapkan memiliki pelayanan masyarakat dimasing masing instalasi sehingga masyarakat tidak berkumpul di kantor pusat, untuk regulasi perda tentang PDAM sudah selesai direvisi tinggal menunggu jadwal walikota untuk nopen, selain perda ada juga penyataan modal PDAM yang direvisi supaya lebih berpihak pada konsumen dan juga masyarakat. Untuk usulan pengolahan air laut menjadi air tawar diharapkan untuk tidak membebani masyarakat. Dan mengenai SR (Sambungan Rumah) ini banyak PR nya, ini merupakan peluang bagi PDAM karna segment jelas dan jika nanti ada perda atau intuisi yang lain yang menyatakan swasta boleh masuk aka nada competitor,jadi PDAM tolong dibenahi sebagai perusahaan bukan sebagai birokrat pemerintah kota.

Kasubag CS PDAM Suryo mengatakan jika adanya keluhan atau lainnya bisa menghubungi Call Center PDAM di 0542-878991/878992 atau di WA Center di 0816200110 semua informasi akan dilaporkan ke bagian yang terkait. Saat ini waduk Manggar 75% adalah waduk utama untuk pelayanan di Balikpapan sisanya 10% di sumur dalam dan yang 15% di waduk Teritip.

Saat ini PDAM masih menjalankan program MBR dimana itu adalah program untuk masyarakata yang berpenghasilan rendah, hal tersebut mencakup pelanggan tidak membiayai pipa tersebut jadi hanya membiayai biaya sambungan rumahnya saja dengan biaya 1,7 s.d 2,5jt dengan syarat pelanggan tersebut mendapatkan program hibah MBR.

“Saya harap PDAM ini bisa mendapatkan keuntungan 5m itu bukan karena kesalahan tapi pure karena keuntungan,system yang harus bisa ada dibawah dan juga diatas, saya lihat ada system yang bisa kita pergunakan dengan kondisi kondisi tertentu, contohnya perangkat desa atau rt yang bisa bantu Kontrol setiap meteran air atau karang taruna dilibatkan” tanggapan Krishna galih selaku owner onix radio.

Keluhan yang setiap harinya diterima oleh pihak PDAM standarnya ialah 50 keluhan namun karena adanya polemik ini maka keluhan melonjak pula hingga diatas standar yaitu 250 keluhan setiap harinya. Namun untuk mengatasi hal tersebut PDAM memberikan pola dengan cara mengubah pola kunjungan, yaitu booking jadwal kunjungan. Selain itu pihak PDAM juga memberikan komitmen tidak adanya penyegelan atau denda selama klarifikasi ini berlangsung.

Suryo selaku Kasubag CS PDAM berharap kedepannya aka nada pelayanan pelayanan masyarakat ada di mall atau tempat umum lainnya, agar lebih meringankan masyarakat dan mempercepat pelayanan.

“saya harap mas suryo proactive dan perbanyak pelayanan apalagi di kampong baru,di pojok pojok kampong bisa sehingga mudah melakukan pengaduan” tambah mauliddin.

Tanggapan Tohari selaku Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan “PDAM ini merupakan perusahaan daerah yang modal dari daerah otomatis untuk rakyat, tentunya hak masyarakat harus dipenuhi terutama permohonan sambungan rumah. Kalau sampai hari ini PDAM alasan maslah debit air,stok air belum mencukupi waduk teritip sudah hampir jadi, artinya harus sudah ada progress yang lebih bagus bukan hanya MBR saja”.

Editor : Onixradio

Klepon Viral dan Jadi Trending Di Medsos, Karena ini

Klepon Viral dan Jadi Trending Di Medsos, Karena ini

ONIXNEWS – Baru baru ini kue klepon menjadi trending di twitter bahkan hingga hari ini Rabu (22/07/20) karena disebut sebagai jajanan yang tidak islami oleh salah satu pengguna di facebook.

Dalam unggahan foto tersebut terlihat sebuah foto klepon dengan tambahan keterangan “Kue klepon tidak islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami,aneka kurma yang tersedia di took syariah kami.. Abu Ikhwan Aziz”

Dengan adanya unggahan tersebut akun Facebook Indonesian Hoaxes @TurnBackHoax pun menanggapinya secara tegas dengan mengatakan “klaim ini tidak memiliki dasar yang kuat dan terkesan hanya klaim yang dibuat dengan tujuan untuk memancing keributan di media sosial” tulisnya.

Sedangkan akun yang membagikan foto tersebut adalah akun Erwin Rabbani II, ia mengunggah gambar tersebut pada tanggal 20 Juli 2020, pukul 20.31 WIB dengan caption “Ya Allah Ya Rabbi Ya Kareem!!! K-Dron Sejak Kapan Makanan Punya Agama?”

Setelah melihat unggahan Erwin tersebut beberapa warganet melakukan pencarian terhadap nama yang terpampang pada foto yaitu Abu Ikhwan Aziz namun hasilnya pun nihil. Warganet tidak menemukan apa apa dari upaya pencarian tersebut.

Selain itu foto kue klepon yang digunakan itu merupakan foto milik Pinot Dita yang diunggah pada tahun 2008 dengan keterangan “(Indonesian Food) Klepon – Sweet Rice Balls Stuffed With Coconut Sugar”.

Klepon merupakan makanan yang sering didaftarkan di LPPOM MUI untuk mendapatkan sertifikat halal MUI. Klepon yang memiliki bentuk bola dengan tekstur yang lembut dan kenyal ini selalu disajikan dengan parutan kelapa, kue ini merupakan jajanan favorit yang digemari oleh masyarakat Indonesia.

Makanan ini sudah ada sejak lama yaitu pada tahun 1950-an.

Sumber : TribunKaltim.co

Editor : Onixradio

Joged Untuk Konten TikTok Di Jalan Tol,Ibu Ibu Ini Akan Diperiksa Polisi

Joged Untuk Konten TikTok Di Jalan Tol,Ibu Ibu Ini Akan Diperiksa Polisi

ONIXNEWS – Entah apa yang ada dibenak para ibu ibu ini dalam membuat konten untuk TikTok nya agar viral, hingga rela bertaruh nyawa dengan mengambil gambar sedang menari di tengah jalan tol.

Video yang mereka ambil di jalan tol Sentono, kota Pekalongan, Jawa Tengah ini pun viral.Tayangan yang memiliki durasi 17 detik ini pun mendapat perhatian dari Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan Kota.

Setelah melihat video tersebut, maka 7 orang ibu ibu itu rencananya akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Sutono mengatakan “kami sudah mengantongi identitas yang membuat konten di jalan tersebut. Mereka adalah orang Pekalongan. Kami akan segera memanggil yang bersangkutan untuk tujuan membuat konten video tersebut,” ujarnya.

Sutono juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak meniru video viral yang dibuat oleh ibu ibu itu,karna dapat membahayakan diri sendiri serta menimbulkan petaka bagi orang lain pengguna jalan tol.

"Jalan tersebut merupakan jalur dengan kecepatan tinggi, karena itu exit tol. Ini bisa membahayakan bagi orang yang melakukan konten ataupun bagi pengguna jalan tol," sebut Sutono.

Untuk mencegah hal serupa kembali terjadi maka Sutono mengatakan akan ada patrol di titik tersebut

Sumber : TribunKaltim.co

Editor : Onixradio

Edaran Gubernur Mengenai Tindak Penilangan Masyarakat Jika Tidak Pakai Masker Adalah Hoax

Edaran Gubernur Mengenai Tindak Penilangan Masyarakat Jika Tidak Pakai Masker Adalah Hoax

ONIXNEWS – Beredarnya Hoax di tengah masyarakat Kaltim beberapa hari ini mengenai adanya edaran yang di keluarkan oleh Gubernur Kalimantan Timur H.Isran Noor mengenai tindak penilangan bagi orang yang tidak menggunakan masker di tempat umum.

Mengenai hal tersebut, Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin menegaskan bahwa itu adalah berita bohong atau hoax. “Sejauh ini,Gubernur tidak ada mengeluarkan intruksi untuk penindakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di depan umum” ujar syafranuddin di Kantor Gubernur Kaltim.

Syafranuddin pun menambahkan bahwa selama ini yang dilakukan hanya sebatas himbauan kepada semua masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari, bukan intruksi penindakan. Dan jika diperhatikan lebih jauh proses e-tilang via aplikasi PIKOBAR adalah program milik Pemprov Jawa Barat.

Untuk kabar hoax tentang penindakan yang tersebar di masyarakat secara online berisikan materi instruksi dari Gubernur Kaltim yang mengatakan bahwa dari hasil rapat Gugus Tugas Covid-19 Kaltim ini akan diadakan penilangan bagi masyarakat yang tidak bermasker di muka umum terhitung sejak 27 Juli sampai 9 Agustus 2020 (14 hari) dengan biaya sebesar Rp 200.000 sampai Rp 250.000.

Penilangan akan dilakukan oleh Satpol PP, Polri dan TNI atas nama Gugus Tugas.Proses tilang berdenda ini dan kwitansi akan menggunakan e-tilang via aplikasi PIKOBAR. Dana denda akan masuk ke Kas Daerah sesuai peraturan. Dalam hoax yang beredar tersebut juga menyebutkan penilangan tidak berlaku jika seseorang sedang berpidato, makan/minum, melakukan olahraga kardio tinggi (jogging) dan sesi foto sesaat.

Syafranuddin mengatakan “apapun informasinya, walaupun materinya bertujuan baik. Sekali lagi, kami tegaskan bahwa informasi ini tidak benar atau hoax. Sebab,Gubernur Kaltim tidak ada mengeluarkan kebijakan ini” ungkapnya.

Sumber : TribunKaltim.co

Editor : Onixradio