Para Pelaku Penyabaran Berita Hoax yang Mengatasnamakan Pemkot Balikpapan Akan di Ancam Pidana

Para Pelaku Penyabaran Berita Hoax yang Mengatasnamakan Pemkot Balikpapan Akan di Ancam Pidana

ONIXNEWS - Polisi akan mengancam dan mempidanakan para pelaku penyabaram berita hoax yang mengatasnamakan Pemkot Balikpapan . Surat edaran Pemkot Balikpapan terkait penutupan beberapa ruas jalan utama di kota Balikpapan justru diplintir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Surat edaran tersebut, semulanya hanya menginformasikan penutupan ruas jalan utama saja, namun justru ganti malah menjadi penutupan seluruh akses jalan raya di Kota Balikpapan.

Berita hoax tersebut membuat masyarakat menjadi resah di tengah status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang ada di kota Balikpapan.

Berita hoax ini, tersebar luas di laman media sosial maupun grup aplikasi WhatsApp. Padahal informasi tersebut tidaklah benar. Pemkot Balikpapan hanya melakukan pengetatan sosial saja yang dilakukan mulai hari ini, Selasa (31/3/2020).

Selain itu juga, pihak kepolisian dari Polresta Balikpapapan langsung bergerak cepat. Dan juga Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan upaya penyelidikan guna mengetahui siapa pelaku penyebaran berita hoax tersebut.

Iya juga menegaskan bahwa, bagi pelaku penyebar berita hoax akan dijerat dengan Pasal 28 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Selain itu juga iya, mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pengguna media sosial supaya selektif dalam menerima informasi-informasi yang diterima.

Sumber foto : tribun kaltim

Editor : Onixradio

Satu Pasien Positif COVID-19 di Kota Balikpapan Meninggal Dunia

Satu Pasien Positif COVID-19 di Kota Balikpapan Meninggal Dunia

ONIXNEWS - Satu pasien positif terpapar virus Covid-19 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dinyatakan telah meninggal dunia pada (29/03/2020) kemarin, pukul 12.59 Wita. Identitas pasien adalah seorang laki-laki, berusia 60 tahun, dan merupakan seorang warga Banjarmasin.

Pasien tersebut dinyatakan positif virus Covid-19 pada Sabtu kemarin, setelah sempat dilakukan test pemeriksaan di RS Kanujoso Djatiwibowo. tetapi, Sebelum dinyatakan positif virus Covid-19, pasien diketahui sempat mengikuti kegiatan pertemuan di Gowa, Sulawesi Selatan.

Sementara itu juga, Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyebutkan bahwa, pemakaman pasien yang meninggal dunia dilakukan sesuai protokol pemakaman virus Covid-19.

"Jadi pukul 17.00 Wita, pasien harus segera dimakamkan. Ini karena protokol pemakaman hanya diberikan waktu 4 jam kepada jenazah sehingga harus dimakamkan," ujar Rizal Effendi di kantor Walikota, Minggu (29/3/20).

Dan sejak di Rumah Sakit pun jenazah telah dimandikan, dikafankan, disholatkan, dan dikemas sesuai dengan protokol yang harus dilakukan. Kemudian dikarenakan waktu yang diberikan hanyalah 4 jam, maka pemakaman pun dilakukan di Kota Balikpapan.

Sesuai Protokol juga, untuk memakaman pasien positif virus Covid-19, pemakaman tidak disertai oleh pihak keluarga. Namun dari penuturan Rizal, pijak keluarga saat ini telah mengikhlaskan kepergian pasien.

"Sesuai dengan protokol memang pemakanan tidak disertai keluarga. Tapi kita mendapat informasi keluarga almarhum di Banjarmasin sudah mengikhlaskan untuk dilakukan pemakaman di Balikpapan," pungkasnya

Sumber foto : Prokal.co

Editor : Onixradio

Penyerahan APD di Tengah Pengukuhan dan Pembekalan Satuan Tugas (SATGAS) Siaga COVID-19 Di Kota Balikpapan

Penyerahan APD di Tengah Pengukuhan dan Pembekalan Satuan Tugas (SATGAS) Siaga COVID-19 Di Kota Balikpapan

ONIXNEWS - Minggu (29/03/2020) Pemerintah kota Balikpapan melakukan kegiatan Pengukuhan dan Pembekalan Satuan Tugas (SATGAS) Siga COVID-19 yang di laksanakan di Kelurahan Prapatan, Telaga Sari, Klandasan ulu, Klandasan ilir dan Damai di kecamatan Balikpapan Kota.

Kegiatan ini di buka langsung dengan sambutan dari bapak walikota Balikpapan Rizal Effendi, SE. Dan di saksikan juga oleh bapak Dandim, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dan BPBD kota Balikpapan.

Dalam sambutnya Rizal mengungkapkan Bahwa “saya percaya bahwaBapak dan ibu dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya di sertai penuh rasa tanggung jawab di percayakan kepada saudara-saudara sekalian”

Dan selanjutnya di lanjutkan dengan tanda tangan masing-masing petugas yang di tugaskan di setiap kelurahan mulai dari kelurahan Prapatan, Telaga Sari, Klandasan Ulu, Klandasan Ilir, dan Damai di Kecamatan Balikpapan Kota. enter image description here

Ditengah penyuluhan tersebut pula ONIX Radio dan Alumni SMPN 2 Balikpapan menyerahan bantuan APD dari yang Diserahkan oleh C. E. O onix radio Krishna Galih yg mewakili alumni smp negri 2 Balikpapan.

Dalam sambutan juga, walikota Balikpapan Rizal Effendi Menyampaikan bahwa “kita telah mengetahui bahwa soal virus corona atau COVID-19 ini makin bekembang di Indonesia termasuk di Balikpapan, ada yang mengusul ke kita bahwa Balikpapan untuk lockdown atau penutupan atau kata perundang-undangannya adalah karantian wilayah ada yang sudah melukannya seperti karantina lokal dan lain-lain.

Tetapi kalau kita mengikuti undang-undang nomor 6 tahun 2018 karantina wilayah, itu tidak gampang pelaksanaannya, terutama harus di putuskan oleh pemerintah pusat, kedua kita harus mampu menggeruk makanan seluruh warga, tidak gampang untuk menyiapkan seluruh makanan warga, karena nanti semuanya tertutup dan tidak gampang, di lapangan juga kita tidak gampang untuk menutup bandara dan pebuhan karena itu wewenangnya dari pemerintah pusat dan bukan wewenang pemerintah daerah.

Tapi yang sangat memungkinkan adalah wilayah terkecil di RT, pemukiman, itu sangat mungkin. Karena semua wilayah sangat mungkin terpapar.” Pungkasnya

(Suri)

Editor : Onixradio

Keadaan Dokter Tirta yang Dirawat di Rumah Sakit dan Berstatus PDP COVID-19

Keadaan Dokter Tirta yang Dirawat di Rumah Sakit dan Berstatus PDP COVID-19

ONIXNEWS - Dokter muda yang kerap merangkul anak muda dengan gayanya yang santai yaitu Dr Tirta terpaksa mengisolasi dirinya ke Kartika Pulomas Hospital, Jakata Timur, Sabtu (28/3/2020) malamlalu. Dr Tirta dirawat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (COVID-19).

"Saya mutusin ke rumah sakit buat jaga-jaga. Saya terpaksa mondok meski saya PDP, belum positif COVID," kata dr Tirta melalui Live Streaming di akun resmi Instagramnya @dr.tirta

Melalui akun Instagramnya, Dr Tirta menceritakan alasannya memutuskan bedrest di rumah sakit, setelah berhari-hari melakukan kegiatan melawan virus corona. Iya memutuskan bedrest total , di rumah saya sendiri. Saya sudah diperintah semua senior saya untuk bedrest total.

Katanya saya over exhausted. Kecapekan hahahaha Hampir 14 hari sudah saya sudah saya di jalanan. Ada 20 an rumah sakit saya samperin. Dan ga tau lah berapa orang saya edukasi. Ketemu dokter di igd, ketemu dirut rs. Mendata keluhan mereka. Dan ya akhirnya bener, fisik usia 28 tahunan itu ga sekuat 5 tahun lalu. Total uang yg saya habiskan (pribadi dan donasi mencapai 1 m lebih)

Saya mnta maaf tidak bisa turun lapangan lagi. Tapi semua temen2 saya @kurirkebaikan.id akan meneruskan ini. Saya akan fokuskan mengirim APD keluar jakarta dulu Saya akan tetap update via media. Semua kegiatan saya batalkan. Kecuali yg mau pick up apd. Akan saya ladenin.

Saya harap apa yg saya lakukan menggerakkan hati kalian dimanapun kalian berada, kami siap mati demi negara ini. Saya ga butuh dikenang. Saya cuma melakukan tugas saya Jikalau suatu saat saya positif covid, percayalah, semangat saya ga akan padam. Bahkan jika saya sekarat sekalipun, perlawanan akan tetap jalan. See you guys. Hidup mati di tangan Allah. Tapi yang penting berjuang dulu di sini Mana tenaga medis yang sedang dirumahkan? Angkat tangan !!!! Hahaha

Bahkan, dr Tirta sudah siap dengan kemungkinan terburuk kalau dirinya positif Covid-19 atau virus corona ini. Yang bikin haru, ada satu kalimatnya soal kalau dirinya berjuang menjadi relawan untuk tidak dikenang.

Sumber foto : IG @dr.tirta

Editor : Onixradio

KONI Kaltim Berikan Suplemen untuk Tambah Daya Tahan Tubuh Atlet di Tengah Wabah COVID-19

KONI Kaltim Berikan Suplemen untuk Tambah Daya Tahan Tubuh Atlet di Tengah Wabah COVID-19

ONIXNEWS - Guna menambah daya tahan tubuh para atlet, KONI Kaltim memberikan suplemen sesuai dengan rekomendasi dari tim dokter KONI Kaltim. Perhatian kepada atlet ini wajib dipersiapkan untuk menghadapi PON XX 2020 kembali diberikan Komite Nasional Indonesia Kalimantan Timur (KONI Kaltim).

Suplemen ini diberikan langsung oleh Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya kepada atlet di sekretariat KONI Kaltim, Jumat (27/3/2020) kemarin.

Setiap atlet diberikan masing-masing satu kotak yang berisi 25 tablet untuk penggunaan selama 25 hari. Bahkan, pemberian suplemen tersebut tidak hanya sekali ini saja, namun berkelanjutan.

Pemberian suplemen kepada atlet tidak lain untuk menambah daya tahan tubuh, terlebih dalam kondisi mewabahnya Virus Corona atau Covid-19.

Diharapkan, dengan diberikannya suplemen tersebut, atlet tetap dapat fokus menjalankan rutinitas latihanya, dan dihindarkan dari berbagai macam penyakit.

Bagi atlet yang tengah berada di luar Samarinda, KONI Kaltim akan mengirimkan langsung suplemen tersebut ke atlet yang bersangkutan.

Zulkarnain memastikan suplemen yang diberikan atlet aman, tidak mengandung zat yang dapat merugikan atlet, maupun efek samping.

Sumber foto : Tribun kaltim

Editor : Onixradio

Sebanyak 2.000 Set APD Tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan dan RSKD Balikpapan Dapat Jatah 400 Set APD dari Dinkes Kaltim

Sebanyak 2.000 Set APD Tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan dan RSKD Balikpapan Dapat Jatah 400 Set APD dari Dinkes Kaltim

ONIXNEWS - Sebanyak 2.000 set Alat Perlindungan Diri (APD) yang tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan, padaRabu (25/3) malam lalu, dan telah disebar Gugus Tugas Nasional di sejumlah rumah sakit di kota Balikpapan.

APD tersebut difokuskan kepada rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan covid-19 atau Virus Corona di wilayah Kalimantan Timur.

Untuk di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan sendiri mendapat jatah 400 set APD. Karena jumlah itu juga, merupakan kebijakan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dalam membagi APD kepada rumah sakit rujukan.

Dengan demikian juga, jumlah APD yang diperlukan RSKD Balikpapan ternyata diprediksi hanya mampu bertahan selama 10 hari saja. Untuk selanjutnya, kondisi ini akan disiasati oleh pihak rumah sakit dengan cara pengajuan atau menggunakan alternatif lain.

Sementara itu, RSKD Balikpapan saat ini sedang menangani sebanyak 5 orang pasien terkonfirmasi positif Virus Corona dan 8 orang suspek yang menunggu hasil swap dari Kementerian Kesehatan.

Sumber foto : prokal.co

Editor : Onixnews

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Usulkan Pembelian 5.000 APD

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Usulkan Pembelian 5.000 APD

ONIXNEWS - Dinas Kesehatan Kota Balikpapan atau disebut juga dengan (DKK) mengusulkan pembelian 5.000 APD untuk jangka waktu tiga bulan ke depan.

Kepala DKK Balikpapan, ibu Andi Sri Juliarty, mengatakan jumlah tersebut dikatakan dapat mencukupi kebutuhan APD yang saat ini tengah menipis.

Selain itu juga wanita yang kerap di sebut dengan dokter Dio ini menambahkan terkait alat kesehatan seperti APD dan Masker saat ini masih mencukupi. Namun memang jumlahnya sangatlah terbatas dan hanya pas-pasan saja.

Menyikapi kondisi ini, DKK Balikpapan pun turut mengatur pola kebutuhan dari masing-masing Rumah Sakit.

Dr. Diomengungkapkan apabila jumlah APD atau alat kesehatan lainnya dihitung dengan jumlah per Rumah Sakit yang ada, maka memang ada yang kekurangan.

Namun, apabila jumlah tersebut dihitung untuk seluruh Rumah Sakit yang ada di Kota Balikpapan, maka bisa tercukupi.

Sementara itu saat ini yang menjadi kebutuhan penting dan mendesak dalam penanganan Covid-19 ialah APD. APD dikatakan menjadi kebutuhan urgent sebab dalam pemakaiannya hanya bisa sekali pakai saja. Selain itu, kebutuhan APD pun ternyata tak hanya diperlukan untuk Rumah Sakit, namun Puskesmas juga turut membutuhkannya.

Sumber foto : Tribun kaltim

Editor : Onixradio

Pemkot Balikpapan Pasang Bilik Disinfektan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan untuk Antisipasi COVID-19

Pemkot Balikpapan Pasang Bilik Disinfektan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan untuk Antisipasi COVID-19

ONIXNEWS - Pemkot Balikpapan memiliki alat baru dalam mengantisipasi meluasnya Virus Corona atau Covid-19 yaitu sanitizer chamber atau bilik disinfektan yang terpasang di Bandara SAMS Sepinggan sejak kemarin.

Awalnya pemerintah Kota Balikpapan terinspirasi dari Kota Surabaya yang sudah memiliki dulu alat ini. Melihat hal itu, pemkot pun kemudian menyarankan agar Angkasa Pura (AP) selaku penyedia jasa di bandara juga bisa memilikinya.

Apabila hasil dari Bilik Disinfektan itu dirasa baik, maka pemkot akan mencoba untuk memperbanyak barang tersebut.

Kalau bagus Pemkot Balikpapan akan coba beli atau juga bisa dengan teknologi sederhana dan minta bantuan ITK yang membuat dengan teknologi cepat guna.

Terpisah Kepala Humas Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan, Andanina Dyah Mega mengatakan sinitizer chamber difungsikan untuk para penumpang yang baru saja landing. Dan bilik disinfektan tersebut saat ini dipasang di area kedatangan di dekat Avio 6 dan 7.

Dan Angkasa Pura juga saat ini tengah membuat satu bilik disinfektan tambahan untuk dapat dipasang agar resiko.

Sumber foto : tribun kaltim

Editor : Onixradio

Belum Selesai COVID-19 di China, Sudah Muncul Virus Baru Yaitu HANTA VIRUS

Belum Selesai COVID-19 di China, Sudah Muncul Virus Baru Yaitu HANTA VIRUS

ONIXNEWS - Tiongkok kini dihadapkan dengan virus baru, yakni hantavirus. Baru saja berhasil menekan angka penularan COVID-19, Seorang laki-laki asal provinsi Yunnan dilaporkan meninggal dunia setelah didiagnosis positif hantavirus pada Selasa (24/3/2020) lalu. Dan untuk 32 orang yang berada satu bus dengan seoorang pria tersebut dicek satu per satu kesehatannya.

Hantavirus pulmonary syndrome (HPS) sebenarnya bukanlah hal yang baru atau virus baru. Penyakit ini pernah mewabah di tahun 1993 di Amerika Serikat. Hantavirus termasuk penyakit zoonosis, yakni ditularkan dari hewan ke manusia. Hewan utama yang menjadi media penyebarannya adalah tikus.

Penularan pada manusia biasa terjadi jika kita melakukan kontak dengan urine, saliva, dan kotoran hewan tersebut. Bisa juga melalui daging tikus jika kita tidak sengaja memakannya. Penularan lain juga mungkin terjadi melalui gigitan, tapi tingkat terjangkitnya cukup kecil.

Menurut jurnal Iowa State University, gejala hantavirus baru akan dimulai dua hingga empat minggu setelah pasien terinfeksi. Gejalanya pun mirip seperti flu. Pasien akan mengalami demam hingga 38 derajat celsius, menggigil, sakit kepala, batuk dan nyeri sendi. Sebagian juga melaporkan bahwa mereka mengalami mual, muntah, hingga diare.

Gejala batuk dan sesak napas yang dialami pasien akan menimbulkan pecahnya pembuluh darah di sekitar paru-paru. lni kemudian membuat organ tersebut terus terisi cairan. Ketika itu terjadi, jantung akan sulit memompa darah.

Kombinasi semua kondisi tersebut akan menimbulkan syok, kegagalan paru-paru atau jantung, dan kematian. Penyakit ini bahkan bisa membuat seseorang meninggal hanya dalam hitungan jam.

Kabar baiknya, hantavirus tidak bisa menular dari manusia ke manusia. Sumber penularan hanya satu, yaitu kontak dengan tikus. Jadi, penyakit ini tidak akan merebak dengan cepat terutama di tempat dengan sanitasi yang baik.

Sumber : idntimes. com

Editor : Onixradio

Langkah-Langkah Bank Indonesia Dalam Mencermati Kondisi Perekonomian Indonesia Dampak Dari COVID-19

Langkah-Langkah Bank Indonesia Dalam Mencermati Kondisi Perekonomian Indonesia Dampak Dari COVID-19

ONIXNEWS - Dalam Mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran COVID-19, Bank Indonesia menyampaikan langkah-langkah yang ditempuh dari aspek kemanusiaan dan ekonomi untuk mengatasi dampak kepada masyarakat, UMKM, dan dunia usaha. Selain itu disampaikan pula perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. Terkait hal tersebut hari ini (24/3), Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan 5 hal sebagai berikut:

  1. COVID-19 telah menyebar ke belahan dunia termasuk ke negara negara maju. Terkait hal tersebut, BI dan Kemenkeu tadi malam melalui video conference telah mengikuti sidang G20 yang diikuti Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari masing-masing negara yang juga dihadiri lembaga internasional seperti IMF, Bank Dunia, PBB dan OECD. Terdapat empat aspek yang disepakati sebagai berikut:

- Meningkatkan pencegahan dan penanganan COVID-19 dari aspek kemanusiaan khususnya aspek kesehatan. - Koordinasi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor keuangan dilakukan secara bersama dalam tataran global, sesuai kewenangan masing-masing negara. - Peran Lembaga internasional (IMF dan Bank Dunia) untuk meningkatkan pendanaan dalam upaya mengatasi ketetatan likuidtas USD secara global. - Joint collective action untuk mengatasi dampak COVID-19 merupakan langkah bersama secara global dari masing-masing aspek yaitu kemanusiaan khususnya kesehatan, koordinasi kebijakan, dan peran lembaga internasional.

2.BI, Kemenkeu, dan OJK terus melakukan koordinasi secara erat dari aspek stabilitas moneter, SSK, dan fiskal, dalam mendorong ekonomi dan mengurangi beban kepada masyarakat dalam mengatasi dampak COVID-19 Asesmen makroekonomi sedang didiskusikan secara intens antara BI dengan Kemenkeu yang pada waktunya akan disampaikan terkait perubahan asumsi makro dan implikasi anggaran.

  1. BI terus melakukan langkah-langkah memperkuat stabilisasi di pasar valas, pasar keuangan, bersama Pemerintah dan OJK dalam penyediaan pembiayaan dari perbankan BI telah menempuh langkah-langkah kebijakan seperti penurunan suku bunga kebijakan, stabilisasi nilai tukar rupiah, injeksi likuiditas dalam jumlah yang besar baik likuiditas rupiah maupun valas, mempermudah bekerjanya pasar uang dan pasar valas di domestik maupun luar negeri, relaksasi ketentuan lindung nilai dan devisa neto, pelonggaran makroprudensial agar tersedianya pendanaan bagi eksportir, importir dan UMKM. Selanjutnya di Sistem Pembayaran, BI menjamin ketersediaan uang layak edar yang higienis, dan mendorong penggunaan pembayaran non-tunai termasuk melalui perpanjangan masa berlakunya MDR 0% dari Mei menjadi September 2020, yang disepakati bersama ASPI dan PJSP.

  2. Update Indikator Terkini

- Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Maret 2020, inflasi Maret 2020 secara tahun kalender sebesar 0,78% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,98% (yoy). - Perkembangan Nilai Tukar cukup stabil. - Aliran modal asing. Secara total outflow aliran modal asing mencapai Rp125,2 Triliun (ytd). - Kondisi likuiditas. BI telah menginjeksi likuiditas sebesar hampir Rp300 triliun (ytd). - BI akan terus berkoordinasi dalam melakukan langkah tersebut bersama KSSK. Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan - Pemerintah dan OJK untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

  1. Penyesuaian Jam Operasional Dalam rangka mendukung upaya penanggulangan COVID-19 yang dilakukan oleh Pemerintah untuk memitigasi penyebaran COVID-19, Bank Indonesia bersama otoritas terkait dan industri berkomitmen untuk menjaga kelancaran layanan sistem pembayaran dan transaksi keuangan untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi. Memperhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam memitigasi penyebaran COVID-19 dan mempertimbangkan hasil koordinasi dengan, antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri perbankan, dan penyelenggara jasa sistem pembayaran, BI menetapkan penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik yang berlaku sejak 30 Maret – 29 Mei 2020.

Sumber : Bank Indonesia

Sumber foto : bambangherlandi.web.id

Editor : Onixradio