Tak Setuju Demo, Surya Paloh Dorong Dialog soal Revisi UU KPK

Tak Setuju Demo, Surya Paloh Dorong Dialog soal Revisi UU KPK

Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menyarankan penolakan terhadap revisi UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) diselesaikan melalui dialog, tidak dengan aksi demonstrasi.

"NasDem berupaya sepenuhnya membangun komunikasi baik dialog atau cara apapun yang baik dengan mahasiswa," kata Surya di Jakarta, Minggu (29/9) malam seperti dilansir Antara.

Lihat juga: Lima Parpol Pengusung Jokowi Jadi Pengusul Revisi UU KPK Surya mengatakan NasDem menghormati pengesahan revisi UU KPK jadi undang-undang yang diambil dalam Rapat Paripurna DPR pada 17 September lalu. Di satu sisi, pria yang juga dikenal sebaagai pengusaha media itu pun tak ingin aspirasi masyarakat, terutama dari mahasiswa tak dihormati.

Dia mengakui Partai NasDem memiliki andil atas disahkannya revisi UU KPK karena beleid itu memang disepakati seluruh fraksi untuk disahkan.

"NasDem siap mengakui kesalahan jika memang pengesahan revisi UU KPK itu dianggap salah," ujar Surya Paloh.

Namun untuk menyelesaikan perdebatan tersebut, Surya menyarankan mahasiswa menempuh uji materi atau judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menilai proses hukum itu sebagai jalan terbaik dibandingkan turun ke jalan untuk berdemonstrasi.

Dia tidak sepakat apabila aksi turun ke jalan terus dilakukan, karena aksi demo mahasiswa sangat rentan ditunggangi pihak-pihak yang memiliki agenda terselubung.

Lihat juga: Aliansi Akademisi Dukung Aksi Mahasiswa Gelombang aksi mahasiswa dan para pegiat memang intens terjadi sejak sepekan lalu. Dalam aksinya, selain menuntut pembatalan revisi UU KPK, mereka pun menolak pengesahan RKUHP dan RUU kontroversial lainnya dilakukan DPR periode ini.

Mereka menuntut agar pasal-pasal kontroversial yang ada dalam setiap RUU itu dibahas kembali dengan melibatkan publik secara komprehensif, tidak parsial.

Lihat juga: BEM se-Bandung Minta Menristekdikti Tak Bungkam Mahasiswa

Gelombang aksi mahasiswa itu sendiri terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, bukan hanya di Jakarta yang mengambil pusat di depan DPR. Di sejumlah wilayah, termasuk di sekitar DPR sempat terjadi kericuhan karena polisi yang berupaya membubarkan paksa para demonstran dengan menggunakan gas air mata, meriam air, dan pasukan huru-hara bersenjata tameng dan pentungan.

Sementara itu, aksi mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara, telah membuat dua mahasiswa yakni Immawan Randi dan M Yusuf Kardawi tewas. Immawan diduga tewas karena tembakan peluru, sementara Yusuf yang sempat kritis dan menjalani perawatan intensif mengalami luka fatal akibat benda tumpul.

Sumber : CNN indonesia

Belerang di Semburan Lumpur Surabaya Disebut Lampaui Batas

Belerang di Semburan Lumpur Surabaya Disebut Lampaui Batas

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menyebut bahwa semburan lumpur yang muncul di pekarangan rumah di Surabaya memiliki kandungan gas belerang melampaui ambang batas.

Sebelumnya, semburan lumpur muncul di Perumahan Kutisari Indah Utara III, Surabaya, Jawa Timur. Dinas Lingkungan Hidup menyebut lumpur itu punya kandungan minyak dan gas.

Lihat juga: Semburan Lumpur Minyak dan Gas Muncul di Surabaya Berdasarkan pengecekan DLH, udara di sekitar lokasi berada di atas ambang batas dan mengalami peningkatan suhu.

"SO2 (Sulfur Dioksida)-nya termasuk di atas rata-rata, melebihi batas baku mutu," ujar Kepala DLH, Eko Agus Supiadi Sapoetro, saat dikonfirmasi, Selasa (24/9).

Dari hasil pengukuran yang dilakukan di lokasi semburan dengan alat gas monitoring kit, Agus mengatakan kadar SO2-nya mencapai 1.396,36 mikogram per meter kubik. Padahal, kata dia, batas normal SO2 adalah 900 mikrogram.

Lihat juga: DPR Desak Pemerintah Talangi Kerugian Pebisnis Korban Lapindo SO2 merupakan senyawa kimia untuk gas belerang. Senyawa ini dikenal karena baunya yang menyengat yang biasanya dilepaskan oleh gunung berapi dan beberapa pemrosesan industri pertambangan.

"Hasil pengecekan sementara tadi juga mengandung belerang, di sekitar situ," kata Agus.

Selain pengecekan SO2, DLH juga mengukur kadar Nitrogen Oksida (NO), ozon permukaan (O3), dan Karbon Monoksida (CO). Hasilnya, NO hasilnya 0,0 mikrogram per meter kubik, O3 hasilnya 67,86, serta CO-nya 2.165,1. Sementara temperaturnya tercatat 27,9 derajat Celcius.

Agus mengatakan pihaknya masih menunggu tim Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Provinsi Jatim untuk turun ke lokasi hari ini.

Lihat juga: Semburan Lumpur Migas Akibat Pengeboran Ilegal Capai 30 Meter "Yang lebih paham kan dari sana (ESDM). Jadi kita menunggu mereka, mengenai langkah apa yang perlu kita dilakukan," katanya.

Sebelumnya, sebuah semburan lumpur muncul mendadak di pekarangan rumah, di bilangan Perumahan Kutisari Indah Utara III, Surabaya, Jawa Timur. Meski tak terlalu tinggi, semburan lumpur tersebut beraroma gas.

Penghuni rumah, Setiawan (59), mengatakan bahwa mula kemunculan semburan tersebut terjadi, Senin (23/9) pukul 13.00 WIB. Ia mengaku semburan itu tak bisa dibendung. Jika ditutup di satu titik maka akan muncul semburan lain di titik lainnya.

Sumber : CNN indonesia

Tersangka Kasus Karhutla Terus Bertambah

Tersangka Kasus Karhutla Terus Bertambah

epolisian telah menetapkan 296 orang sebagai tersangka dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Selain itu sembilan korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Jumlah ini bertambah dari sebelumnya 218 individu jadi tersangka. Sementara itu korporasi yang jadi tersangka sebelumnya berjumlah lima. Lihat juga: Dikepung Asap, Seribuan Sekolah di Palembang Diliburkan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penetapan 296 tersangka itu dari 262 kasus yang diselidiki kepolisian.

"Total mengalami peningkatan 296 orang," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

Adapun 296 orang itu terdiri dari 58 orang di Riau, satu orang di Aceh, 25 orang di Sumatera Selatan, 20 orang di Jambi, 21 orang di Kalimantan Selatan, 79 orang di Kalimantan Tengah, 68 orang di Kalimantan Barat, dan 24 orang di Kalimantan Timur. Lihat juga: FOTO: Kabut Asap Karhutla Ganggu Sekolah

Selain itu sembilan korporasi juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Dedi belum merinci nama perusahaan yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Koorporasi saat ini yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Bareskrim menetapkan satu tersangka, Riau satu tersangka, Sumsel 1 tersangka, Jambi satu tersangka, Kalsel dua tersangka, Kalteng satu tersangka, Kalbar dua tersangka, total sembilan tersangka," tuturnya.

Sebelumnya polisi menetapkan lima korporasi sebagai tersangka. Kelima perusahaan itu adalah PT SSS di Riau, PT Bumi Hijau Lestari di Sumsel, PT Palmindo Gemilang Kencana di Kalteng, dan PT SAP dan Sizu di Kalbar. Lihat juga: Penderita ISPA Akibat Karhutla Tembus 919 Ribu Orang

Sebelumnya, BNPB menyampaikan 328.724 hektare lahan 328.724 hektare dengan 2.719 titik panas sepanjang periode Januari-Agustus 2019. Lahan itu tersebar di enam provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Karhutla di Sumatra dan Kalimantan menyebabkan kabut asap yang setiap hari kian pekat hingga ke level berbahaya. Asap akibat karhutla juga sudah 'tiba' di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, dan Filipina.

SuMBER : CNN indonesia

Hadir di E-Walk, Mitsubishi Motors Bawa Jajaran Produk Unggulan ke Kota Balikpapan.

Hadir di E-Walk, Mitsubishi Motors Bawa Jajaran Produk Unggulan ke Kota Balikpapan.

enter image description here

Balikpapan - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) distributor resmi dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di Indonesia, menghadirkan jajaran produknya melalui program "Mitsubishi Motors Auto Show" yang dilaksanakan pada tanggal 19-22 September 2019 di Ewalk, Balikpapan.

Dengan mengusung nuansa design global Mitsubishi Motors yang didominasi warna hitam dan tagline "Drive Your Ambition", PT MMKSI menampilkan 8 (delapan) unit untuk dipamerkan yang terdiri dari : New Triton, Xpander varian Ultimate san Exceed M/T, Pajero Sport Dakar 4x2. Pengunjung pameran ini berkesempatan untuk merasakan langsung sensasi berkendara melalui unit test drive.

PT MMKSI memberikan penawaran menarik bagi konsumen yang melakukan SPK pada event ini, dengan program penjualan menarik "September Spesial" dan juga sovenir khusus SPK ditempat selama event berlangsung. Dengan program penjualan dan purna jual MMKSI di bulan september ini, khusus untuk pembelian xpander akan mendapatkan : 1.Program pembiayaan dengan bunga rendah atau DP rendah dan gratis asuransi 1 tahun + Emas 3 gram 2.Gratis kaca film konica minolta 3.Gratis biaya jasa sesuai dengan Service Manual Book Dan masih banyak yang lain nya. Untuk promo lebih lengkap bisa dilihat di bit.ly/kejarxpander Sedangakan untuk Pajero Sport dibulan September ini : 1.Program cicilan ringan atau bunga 0% 2.Program DP ringan dan gratis asuransi 1 tahun 3.Gratis kaca film V-Kool Dan masih banyak yang lain nya. Untuk program ini bisa diliat di bit.ly/kejarpajerosport Dan untuk Triton 4x4, 4x2 dan L300 khusus pembelian di bulan September 2019 akan mendapatkan penawaran khusus dari leasing tertentu.

PT MMKSI memperkenalkan kampanye lanjutan untuk model Xpander yang bertanjuk #PilihXpanderPinterBener untuk mensosialisasikan kampanye ini, MMKSI menghadirkan corner di Mistubishi Motors Small Exhibiton dimana terdapat vending mechine dengan screen yang menampilakan games interaktif seputar mengapa membeli Xpander adalah pilihan yang benar dan pinter. Jika pengunjung berhasil menjawab kuis tersebut akan mendapatkan kesempatan untuk berfoto di photo booth dengan properti kaca mata pinter bener. Untuk berpartisipasi di corner ini, pengunjung perlu melakukan registrasi web id di http://mitsubishixpander.com/ atau registraso secara on the spot selama event ini berlangsung.

Sumber: New Release

Selang Dua Hari Digrebek, Pengedar Sabu-sabu di Samarinda Kembali Beroperasi di Tempat yang Sama

Selang Dua Hari Digrebek, Pengedar Sabu-sabu di Samarinda Kembali Beroperasi di Tempat yang Sama

Selang Dua Hari Digrebek, Pengedar Sabu-sabu di Samarinda Kembali Beroperasi di Tempat yang Sama

Pelaku peredaran narkotika seakan tidak pernah jera.

Belum lama tempat transaksi narkobanya digrebek aparat, pengedar kembali beroperasi di tempat yang sama.

Hanya berselang dua hari dari penggrebekan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, pada Rabu (11/9) lalu di Jalan Merak (Hasan Basri), Gang 1, Kelurahan Temindung Permai, Polsek Samarinda Ulu berhasil mengamankan dua pelaku peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Pengungkapan itu didasarkan dari laporan yang masuk ke posko pasar Segiri Bersinar.

Informasi yang masuk ke pihaknya, pengedar berpindah tempat ke kawasan Jalan Merak guna menjajakan narkoba.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan, pada Jumat (13/9) sekitar pukul 23.10 Wita, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu mengamankan seorang yang hendak keluar dari gang, yakni Feri Angriawan (34).

Tidak berselang lama kembali diamankan seorang pelaku lainnya, yakni Cico Setiawan (32).

Bahkan, salah satu pelaku sempat membuang dua poket sabu ke sebuah pot bunga.

Namun, aksi tersebut diketahui oleh petugas yang langsung meringkus dan menyuruh pelaku kembali mengambil barang yang dibuangnya.

Dari keduanya, didapatkan tiga poket sabu seberat kurang lebih 1,17 gram.

Tidak berhenti pada tangkapan itu saja, petugas langsung melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku yang menjualkan sabu kepada keduanya.

Namun, saat petugas mendatangi salah satu rumah dengan bahan utama kayu. Petugas tidak berhasil mengamankan pelaku dari rumah tersebut.

Pasalnya, saat petugas mengamankan dua pelaku sebelumnya, penangkapan itu diketahui oleh seseorang yang diduga memberikan informasi ke pengedar yang ada di rumah tersebut.

"Kita langsung datangi rumah itu, jadi tempat transaksinya ada di samping rumah, ada loket di situ.

Dan, posisi belakang rumah berada tepat di pinggir sungai, kami menduga mereka sempat kabur lewat sungai itu," ucap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M Ridwan, Rabu (18/9/2019).

"Jadi, antara pembeli dengan penjual tidak saling melihat wajah, terhalang dinding, karena sistem penjualannya menggunakan loket," sambungnya.

Sementara itu, kedua pelaku teridentifikasi berperan sebagai kurir dan pengguna. Namun demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap keterangan keduanya.

Sumber : Tribun kaltim

Kabut Asap di Kabupaten Paser Melebihi Batas Toleransi, Disdikbud Tiadakan Upacara Bendera

Kabut Asap di Kabupaten Paser Melebihi Batas Toleransi, Disdikbud Tiadakan Upacara Bendera

Bencana kabut asap di Kabupaten Paser makin parah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Kabupaten Paser mengambil kebijakan dengan meniadakan upacara bendera di Kabupaten Paser, Senin (16/9/2019).

Kepala Disdikbud Kabupaten Paser Murhariyanto, Minggu (15/9/2019), meminta agar sekolah-sekolah meniadakan pelaksanaan upacara bendera tanggal 16 September 2019.

Imbauan ini disampaikan Murhariyanto melalui pesan elektronik di grup Whatsapp kepala sekolah dan Bagian Pemerintahan (Tapem) Setda Paser.

Hal ini terkait kabut asap di Kabupaten yang telah melebihi batas toleransi yang terjadi tanggal 15 September 2019 hingga pukul 08.00 WITA.

"Bapak/Ibu Kepala Sekolah (Kepsek) mengingat pada hari ini Minggu, 15 September 2019 terjadi kabut asap di Kabupaten Paser melebihi batas toleransi yang terjadi hingga pukul 08.00.

Maka kami imbau untuk pelaksanaan upacara bendera pada hari Senin, 16 September 2019 ditiadakan," kata Murhariyanto.

Pelaksanaan proses belajar mengajar dimulai pukul 08.00.

Dan diharapkan seluruh siswa menggunakan masker agar terhindar dari sakit yang diakibatkan kabut asap.

"Surat himbauan resmi kami kirim menyusul sambil melihat kondisi cuaca yang akan terjadi," tambahnya.

Penerbangan Terganggu

Terjadinya kabut asap di berbagai daerah mengakibatkan Sejumlah penerbangan Lion Air Group mengalami gangguan pada, Minggu (15/ 9/2019)

Dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan, Lion Air Group mengalami keterlambatan keberangkatan dan kedatangan (delay), kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/ RTB), pengalihan pendaratan (divert) serta melakukan pembatalan penerbangan (cancel), di beberapa jaringan domestik yang dilayani.

Keputusan tersebut disebabkan akibat cuaca buruk berupa fog/ smoke (kabut asap) yang terjadi di beberapa daerah.

Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang pendek (visibility below minimum) dan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat.

Dampak yang timbul berpotensi mengakibatkan terganggunya pada rotasi pesawat untuk sektor atau rute penerbangan berikutnya.

Lion Air Group menegaskan, bahwa berdasarkan situasi yang terjadi seluruh operasional dijalankan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP).

Informasi Pengalihan Pendaratan (divert)

  1. Lion Air Penerbangan JT-626 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Tarakan (TRK) divert Balikpapan (BPN).

  2. Lion Air Penerbangan JT-817 Makassar (UPG) – Pontianak (PNK) divert Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  3. Lion Air Penerbangan JT-323 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) - Banjarmasin (BDJ) divert Surabaya (SUB)

  4. Lion Air Penerbangan JT-666 Surabaya (SUB) – Samarinda (AAP) divert Balikpapan (BPN).

  5. Batik Air Penerbangan ID-7281 Jakarta Halim Perdanakusuma (HLP) - Samarinda (AAP) divert Balikpapan (BPN).

  6. Batik Air Penerbangan ID-6692 Yogyakarta Kulonprogo (YIA) – Samarinda (AAP) divert Balikpapan (BPN).

Informasi Kembali ke Bandar Udara Keberangkatan (RTB)

  1. Lion Air Penerbangan JT-712 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Pontianak (PNK) kembali ke Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  2. Lion Air Penerbangan JT-262 Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN).

  3. Lion Air Penerbangan JT-836 Surabaya (SUB) – Pontianak (PNK).

  4. Wings Air Penerbangan IW-1807 Pangkalan Bun (PKN) – Semarang (SRG).

Informasi Keterlambatan 60 menit – 180 menit

  1. Lion Air Penerbangan JT-683 Palangkaraya (PKY) – Surabaya (SUB).

  2. Lion Air Penerbangan JT-945 Balikpapan (BPN) – Banjarmasin (BDJ).

  3. Lion Air Penerbangan JT-945 Banjarmasin (BDJ) – Kertajati Majalengka (KJT).

  4. Lion Air Penerbangan JT-321 Banjarmasin (BDJ) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  5. Lion Air Penerbangan JT-521 Banjarmasin (BDJ) – Yogyakarta Adisutjipto (JOG).

  6. Lion Air Penerbangan JT-311 Banjarmasin (BDJ) – Surabaya (SUB).

  7. Lion Air Penerbangan JT-226 Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN).

  8. Wings Air Penerbangan IW-1382 Banjarmasin (BDJ) – Batulicin (BTW).

  9. Wings Air Penerbangan IW-1276 Batam (BTH) – Dumai (DUM).

  10. Wings Air Penerbangan IW-1238 Dumai (DUM) – Kualanamu (KNO).

  11. Wings Air Penerbangan IW-1239 Kualanamu (KNO) – Dumai (DUM).

  12. Wings Air Penerbangan IW-1394 Banjarmasin (BDJ) – Balikpapan (BPN).

Informasi Keterlambatan Lebih dari 180 menit

  1. Lion Air Penerbangan JT-310 Surabaya (SUB) – Banjarmasin (BDJ).

Informasi Keterlambatan Sampai Pemberitahuan Lebih Lanjut (Until Further Notice/ UFN)

  1. Lion Air Penerbangan JT-967 Pontianak (PNK) – Semarang (SRG).

  2. Lion Air Penerbangan JT-713 Pontianak (PNK) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  3. Lion Air Penerbangan JT-866 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Palangkaraya (PKY)

  4. Lion Air Penerbangan JT-688 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Pontianak (PNK).

  5. Lion Air Penerbangan JT-867 Palangkaraya (PKY) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  6. Lion Air Penerbangan JT-681 Palangkaraya (PKY) – Surabaya (SUB).

  7. Lion Air Penerbangan JT-680 Surabaya (SUB) – Palangkaraya (PKY).

  8. Lion Air Penerbangan JT-674 Balikpapan (BPN) – Tarakan (TRK).

  9. Lion Air Penerbangan JT-675 Tarakan (TRK) – Balikpapan (BPN).

  10. Lion Air Penerbangan JT-675 Balikpapan (BPN) – Makassar (UPG).

  11. Lion Air Penerbangan JT-267 Tarakan (TRK) – Surabaya (SUB).

  12. Lion Air Penerbangan JT-738 Makassar (UPG) – Tarakan (TRK).

  13. Lion Air Penerbangan JT-739 Tarakan (TRK) – Makassar (UPG).

  14. Lion Air Penerbangan JT-315 Banjarmasin (BDJ) – Surabaya (SUB).

  15. Lion Air Penerbangan JT-529 Banjarmasin (BDJ) – Soekarno-Hatta, Tangerang (BDJ).

  16. Lion Air Penerbangan JT-260 Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN).

  17. Lion Air Penerbangan JT-376 Surabaya (SUB) – Samarinda (AAP).

  18. Lion Air Penerbangan JT-869 Samarinda (AAP) – Yogyakarta Adisutjipto (JOG).

  19. Lion Air Penerbangan JT-868 Yogyakarta Adisutjipto (JOG) – Samarinda (AAP).

  20. Lion Air Penerbangan JT-317 Samarinda (AAP) – Surabaya (SUB).

  21. Lion Air Penerbangan JT-377 Samarinda (AAP) – Surabaya (SUB).

  22. Lion Air Penerbangan JT-665 Samarinda (AAP) – Surabaya (SUB).

  23. Wings Air Penerbangan IW-1454 Tarakan (TRK) – Malinau (LNU).

  24. Wings Air Penerbangan IW-1455 Malinau (LNU) – Tarakan (TRK).

  25. Wings Air Penerbangan IW-1458 Tarakan (TRK) – Nunukan (NNX).

  26. Wings Air Penerbangan IW-1459 Nunukan (NNX) – Tarakan (TRK).

  27. Wings Air Penerbangan IW-1370 Pontianak (PNK) – Sintang (SQG).

  28. Wings Air Penerbangan IW-1371 Sintang (SQG) – Pontianak (PNK).

  29. Wings Air Penerbangan IW-1348 Pontianak (PNK) – Ketapang (KTG).

  30. Wings Air Penerbangan IW-1349 Ketapang (KTG) – Pontianak (PNK).

  31. Wings Air Penerbangan IW-1378 Pontianak (PNK) – Kuching (KCH).

  32. Wings Air Penerbangan IW-1373 Kuching (KCH) – Pontianak (PNK).

  33. Wings Air Penerbangan IW-1468 Pontianak (PNK) – Putusibau (PSU).

  34. Wings Air Penerbangan IW-1469 Putusibau (PSU) – Pontianak (PNK).

  35. Wings Air Penerbangan IW-1364 Balikpapan (BPN) – Berau (BEJ).

  36. Wings Air Penerbangan IW-1363 Berau (BEJ) – Balikpapan (BPN).

  37. Wings Air Penerbangan IW-1362 Balikpapan (BPN) – Berau (BEJ).

  38. Wings Air Penerbangan IW-1361 Berau (BEJ) – Balikpapan (BPN).

  39. Wings Air Penerbangan IW-1381 Berau (BEJ) – Balikpapan (BPN).

  40. Wings Air Penerbangan IW-1358 Balikpapan (BPN) – Tanjung Selor (TJS).

  41. Wings Air Penerbangan IW-1359 Tanjung Selor (TJS) – Balikpapan (BPN).

  42. Wings Air Penerbangan IW-1359 Tanjung Selor (TJS) – Balikpapan (BPN).

  43. Wings Air Penerbangan IW-1478 Balikpapan (BPN) – Malinau (LNU).

  44. Wings Air Penerbangan IW-1477 Malinau (LNU) – Balikpapan (BPN).

  45. Wings Air Penerbangan IW-1385 Balikpapan (BPN) – Banjarmasin (BDJ).

  46. Wings Air Penerbangan IW-1384 Banjarmasin (BDJ) – Balikpapan (BPN).

  47. Batik Air Penerbangan ID-6696 Yogyakarta Kulonprogo (YIA) – Palangkaraya (PKY).

  48. Batik Air Penerbangan ID-6697 Palangkaraya (PKY) – Yogyakarta Kulonprogo (YIA).

  49. Batik Air Penerbangan ID-7271 Balikpapan (BPN) – Tarakan (TRK).

  50. Batik Air Penerbangan ID-7270 Tarakan (TRK) – Balikpapan (BPN).

  51. Batik Air Penerbangan ID-7270 Balikpapan (BPN) – Jakarta Halim Perdanakusuma (HLP).

  52. Batik Air Penerbangan ID-6256 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Samarinda (AAP)

  53. Batik Air Penerbangan ID-6257 Samarinda (AAP) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  54. Batik Air Penerbangan ID-6671 Samarinda (AAP) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

  55. Batik Air Penerbangan ID-6686 Samarinda (AAP) – Makassar (UPG).

  56. Batik Air Penerbangan ID-6687 Makassar (UPG) – Samarinda (AAP).

Informasi Pembatalan Penerbangan

  1. Wings Air Penerbangan IW-1440 Pontianak (PNK) – Ketapang (KTG).

  2. Wings Air Penerbangan IW-1441 Ketapang (KTG) – Pontianak (PNK).

  3. Wings Air Penerbangan IW-1375 Palangkaraya (PKY) – Sampit (SMQ).

  4. Wings Air Penerbangan IW-1375 Sampit (SMQ) – Pangkalan Bun (PKN).

  5. Wings Air Penerbangan IW-1484 Samarinda (AAP) – Berau (BEJ).

  6. Wings Air Penerbangan IW-1485 Berau (BEJ) – Samarinda (AAP).

Potensi Keterlambatan Rute Berikutnya – Dampak Rotasi Pesawat

  1. Lion Air Penerbangan JT-966 Semarang (SRG) – Pontianak (PNK).

  2. Lion Air Penerbangan JT-936 Pontianak (PNK) – Balikpapan (BPN).

  3. Lion Air Penerbangan JT-937 Balikpapan (BPN) – Pontianak (PNK).

  4. Lion Air Penerbangan JT-816 Pontianak (PNK) – Makassar (UPG).

  5. Lion Air Penerbangan JT-268 Surabaya (SUB) – Tarakan (TRK).

  6. Lion Air Penerbangan JT-366 Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN).

  7. Lion Air Penerbangan JT-569 Denpasar (DPS) – Yogyakarta Adisutjipto (JOG)

  8. Lion Air Penerbangan JT-560 Yogyakarta Adisutjipto (JOG) - Denpasar (DPS).

  9. Lion Air Penerbangan JT-949 Surabaya (SUB) – Batam (BTH).

  10. Wings Air Penerbangan IW-1279 Dumai (DUM) – Pekanbaru (PKU).

  11. Wings Air Penerbangan IW-1278 Pekanbaru (PKU) – Dumai (DUM).

  12. Wings Air Penerbangan IW-1277 Dumai (DUM) – Batam (BTH).

  13. Wings Air Penerbangan IW-1374 Sampit (SMQ) – Pangkalan Bun (PKN).

  14. Wings Air Penerbangan IW-1374 Pangkalan Bun (PKN) – Palangkaraya (PKY).

  15. Wings Air Penerbangan IW-1915 Semarang (SRG) – Karimunjawa (KWB).

  16. Wings Air Penerbangan IW-1916 Karimunjawa (KWB) – Semarang (SRG).

  17. Wings Air Penerbangan IW-1806 Semarang (SRG) – Pangkalan Bun (PKN).

  18. Wings Air Penerbangan IW-1387 Balikpapan (BPN) – Banjarmasin (BDJ).

Lion Air Group sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang atau tamu yang terganggu perjalanannya. Lion Air Group memfasilitasi kepada penumpang bagi yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Lion Air Group akan terus berkoordinasi bersama pihak terkait guna memperoleh perkembangan atau keterangan sesuai situasi terbaru.

Operasional Lion Air Group akan berjalan normal kembali setelah jarak pandang dinyatakan aman untuk penerbangan (safe for flight). Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional lainnya tidak terganggu. (*)

Sumber : Tribun kaltim

Pipa Sering Kena Garuk Alat Berat Proyek Drainase, Layanan Air Bersih PDAM Tirta Kencana, Terganggu

Pipa Sering Kena Garuk Alat Berat Proyek Drainase, Layanan Air Bersih PDAM Tirta Kencana, Terganggu

eberapa waktu belakangan, Perumda PDAM Tirta Kencana Samarinda terus mendapat keluhan.

Dari masyarakat yang mengaku bahwa fasilitas air bersih di wilayahnya berhenti mengalir, dan sebagian juga mengaku air sempat kembali mengalir, namun dengan tekanan rendah dan keruh.

Andriane Uran (29) salah satu warga, Jalan Kemakmuran, Gang KNPI Samarinda mengaku keluarganya sudah mengalami krisis air bersih sejak 3 hari yang lalu.

"Sudah 3 hari kami sekeluarga tidak dapat pasokan air bersih.

Jadi selama itu terpaksa beli air tangki atau numpang ke kerabat," ungkapnya, Kamis (12/9/2019).

Kendati sempat kembali mengalir, namun kondisi air yang mengucur diakuinya sangat minim dan keruh, dan hanya bertahan selama 1 jam saja sebelum air kembali mati.

"Sempat ngalir, tapi kecil dan keruh.

Itu juga cuma bertahan sejam saja, setelah itu mati lagi.

Jadi hanya sempat nampung air sedikit buat sementara waktu," paparnya.

Selain Andreane, Zain warga Jalan AW Syahranie yang berada di bagian dataran rendah juga membenarkan.

Dia mengatakan layanan air bersih dikediamannya juga mengalamin gangguan distribusi selama 2 hari yang lalu.

"Jalan AW Syahranie air PDAM sudah 2 hari kok tidak jalan ya?

Apa mungkin kebocoran di bawah Flyover Itu jadi penyebabnya.

Soalnya wilayah Air Hitam mati air juga.

Dan kalau beli air dari tangki, satu unit water tangki saja kisaran harganya 350-400 ribu, apa tidak mahal," ucap Zain.

Kembali mendapat keluhan tersebut, Humas Perumda PDAM Tirta Kencana HM Lukman mengungkapkan, hal tersebut disebabkan dengan adanya kerusakan dan kebocoran pipa.

Yang kebocorannya sendiri masih belum di dapatkan titik lokasinya.

"Ada kebocoran, yang lebih mudah jika pipa sekalian meledak dari pada bocor kecil seperti ini.

Karena aliran menyebar, petugas sudah gali sana gali sini, tapi belum ditemukan titik bocornya.

Petugas tidak diam.

Jadi kami mohon doanya semoga segera ditemukan titik bocornya dan tuntas teratasi," katanya.

Pihaknya mengaku juga mengalami kerugian, akibat rusaknya beberapa alat tersebut karena mengalami kebocoran.

Kebocoran diduga lantaran terkeruk oleh alat berat yang melakukan pengerukan dalam proyek drainase.

"Kami juga selalu rugi tidak bisa mengalirkan air dengan maksimal. Apalagi di Jl AW. Syahranie banyak pipa kami digaruk excavator proyek drainase.

Dan sampai sekarang masih terus digali," katanya.

"Tim ME sedang kerja keras melakukan perbaikan diupayakan bisa selesai secepatnya agar layanan produksi dan distribusi bisa normal dan lancar kembali," jelas Lukman.

Bahkan dirinya mengaku baru saja mendapat laporan, bahwa alat berat yang beroperasi memperbaiki drainase tersebut, kembali merusak pipa di Jalan AW Syahranie.

"Saya juga baru dapat laporan dari tim di lapangan, bahwa pipa 20 inchi jalur booster di Jalan AW Syahranie kembali kena garuk excavator proyek drainase.

Jadi petugas tengah lakukan perbaikan.

Imbasnya layanan akan kembali terganggu di wilayah Jalan AW Syahranie dan sekitarnya, Jalan Wahid Hasyim 1 dan Jalan Wahid Hasyim 2 dan sekitarnya, Jalan PM Noor dan sekitarnya," ujar Lukman.

Dari keluhan-keluhan tersebut, maka PDAM kembali menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu hingga saat ini, yang mengalami perbaikan diusahakan secepatnya melakukan perbaikan.

Permohonan maaf pun, kembali disampaikan pihak PDAM Tirta Kencana untuk lokasi dan kawasan yang mengalami gangguan air bersih.

"Tak bosan kami meminta prmohonan maaf atas kejadian dan terganggunya layanan ini. Untuk info dan pelaporan bisa melalui hotline 0541-20888100, wa/sms ke 0811552226,

Sumber : Tribun kaltim

Enggan Jadi Timur Tengah, Aktivis Papua Minta PBB Ikut Campur

Enggan Jadi Timur Tengah, Aktivis Papua Minta PBB Ikut Campur

Kelompok masyarakat sipil di Papua mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengintervensi penuntasan konflik di Bumi Cenderawasih. Menurut aktivis Papua asal Jayapura, Cresco Yesnat rangkaian kekerasan dan kasus pelanggaran HAM yang disebutnya terus meningkat itu bisa jadi pintu masuk bagi PBB.

Ia juga menilai perlu ada tim independen untuk mengusut pelbagai permasalahan di Papua.

"PBB segera menyampaikan ke pemerintah Indonesia untuk membuka akses informasi dan membolehkan wartawan yang pro terhadap masyarakat di Papua. Mendesak pemerintah Indonesia berdialog dengan aktivis perjuangan Papua. Lalu ada tim independen dari luar dengan difasilitasi pemerintah Indonesia," kata Cresco saat ditemui CNNIndonesia.com di Jakarta, Senin (9/9).

"Kami tidak mau daerah kami di Papua dijadikan seperti wilayah Timur Tengah," tambah dia lagi.

Cresco menambahkan pemerintah Indonesia juga harus membuka akses bagi para jurnalis asing. Langkah ini menurut dia diperlukan agar publik mendapat informasi yang berimbang.

Pernyataan senada diungkapkan aktivis lain asal Timika, Adolfina. "Ketika internet ditutup, banyak hal-hal kami tidak bisa kabarkan, apa yang terjadi sebenarnya," jelas Adolfina.

Selain membuka akses informasi, Adolfina menyebut kondisi yang terjadi di Papua saat ini tergolong darurat HAM. Sehingga menurut dia diperlukan campur tangan PBB untuk menjernihkan persoalan.

"Jadi PBB harus segera intervensi. Ini kan negara mulai takut dengan apa yang terjadi. Hari ini di Papua itu darurat HAM. Tarik militer organik dan non-organik di tanah Papua," tambah Adolfina.

Lihat juga: Wiranto Klaim Pembatasan Internet di Papua Sudah Dicabut Ia mengaku merasa tak lagi aman berkegiatan di jalan-jalan utama Timika, kendati kawasan ini merupakan daerah asalnya. Pasalnya, menurut Adolfina, aparat berjaga di banyak titik. Penangkapan terhadap orang Papua, kata dia, bisa terjadi kapan saja.

"Ada kumpul dua-tiga orang di jalan, bisa langsung ditangkap," ungkap dia.

Aldofina pun mendesak pemerintah betul-betul memberikan hak kebebasan berkumpul, berpendapat, dan berserikat bagi warga Papua sesuai yang kini tercantum dalam konstitusi Indonesia.

Ilustrasi sidang PBB.Ilustrasi sidang PBB. (Dok. Biro Setwapres) Dia menuturkan, seusai aksi solidaritas antirasialisme, warga di Timika hidup dalam teror dan intimidasi. Kata dia, aparat berjaga di setiap lampu merah, gedung-gedung pemerintahan dan, pusat keramaian.

"Sehingga masyarakat takut keluar melakukan aktivitas seperti biasanya," tutur Adolfina.

Polda Papua sendiri belum merespons soal tudingan-tudingan para aktivis Papua ini.

Lihat juga: Polisi Sebut Kerusuhan Papua Dirancang Hingga 1 Desember Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuding Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda sengaja memancing kerusuhan di Papua agar dilirik dunia internasional pada sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan ini.

"Benny Wenda main. Mereka ini mau mengejar dalam rangka tanggal 9 [September] itu ada rapat di Komisi HAM (PBB) di Jenewa. Jadi mereka sengaja bikin rusuh supaya di sana nanti ada suaranya Papua rusuh," kata Tito di RS Bhayangkara, Jayapura, Papua, seperti ditayangkan CNN Indonesia TV, kamis (5/9).

Menurutnya, penangkapan-penangkapan yang terjadi belakangan ini adalah murni bagian penegakan hukum.

"[Kerusuhan] ini akan terus terjadi kalau kita tidak bergerak keras. Tegas menegakkan hukum, dengan cara-cara hukum kepada mereka. Tolong dicatat, ULMWP dan KNPB bertanggung jawab dalam insiden ini dan saya akan kejar mereka," cetus Tito.

Komisioner HAM PBB Michelle Bachelet sendiri mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan kekerasan yang terjadi di Provinsi Papua, terutama kematian sejumlah warga dan pasukan keamanan selama demonstrasi berlangsung.

"Ini adalah bagian dari tren yang telah kami amati sejak Desember 2018 lalu dan kami telah mendiskusikan keprihatinan kami dengan pihak berwenang Indonesia. Seharusnya tidak ada tempat untuk kekerasan semacam itu di Indonesia sebagai negara demokratis dan beragam," kata Bachelet pada Rabu (4/9).

"Saya mendorong pihak berwenang untuk berdialog dengan rakyat Papua dan Papua Barat mengenai aspirasi dan keprihatinan mereka," ujarnya menambahkan.

Sumber : Cnn indonesia

Skandal Video Asusila Pelajar SMK Balikpapan, Akademisi Pun Angkat Bicara, Orangtua Berperan

Skandal Video Asusila Pelajar SMK Balikpapan, Akademisi Pun Angkat Bicara, Orangtua Berperan

Skandal rekaman video asusila yang ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat maupun kalangan pejabat Kota Balikpapan sudah menuai tanggapan sekaligus kritikan dari sejumlah pihak termasuk lembaga akademisi.

Pasalnya yang lebih mencengangkan lagi aktor pemeran utama dibalik video asusila tersebut diduga masih berstatus sebagai pelajar.

Akademisi Universitas Balikpapan, Piatur Pangaribuan turut angkat bicara mengenai skandal video asusila itu.

Menurut piatur salah satu faktor terjadinya tindakan yang tidak mendidik itu ditengarai oleh minimnya keterbukaan serta pengawasan dari orang tua.

Selain itu orang tua juga terkesan terlalu memberikan kebebasan yang lebih kepada anaknya untuk berteman dan keluyuran dengan teman lawan jenisnya.

"Minimnya pengawasan dan keterbukaan orang tua juga menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya tindakan yang seperti itu.

Kalau sudah begini kan sangat disayangkan apalagi dia sebagai pelajar otomatis masa depannya akan menjadi suram sudah tersebar luas seperti ini," katanya, Senin (9/9).

Lebih lanjut Rektor Universitas Balikpapan itu juga menyarankan kepada seluruh orang tua siswa agar lebih menjalin keakraban dan keterbukaan kepada anaknya sendiri.

Sehingga dengan demikian jika ada persoalan-persoalan dapat terselesaikan dengan baik tanpa harus memojokkan anaknya.

"Saya juga menyarankan orang tua agar lebih dekat lagi lah dan lebih terbuka lagi kepada anaknya jangan selalu memojokan anaknya ketika ada persoalan," katanya.

Mereka juga harus memaklumi bahwa pengawasan pihak sekolah itu terbatas karena waktu yang lebih banyak adalah dengan orang tuanya," pungkasnya.

enter image description here

6 Fakta Video Asusila Balikpapan

Beredarnya video panas Balikpapan kini tengah menjadi perbincangan, baik di kalangan warga maupun pejabat.

Banyak pihak berharap kasus beredarnya video panas Balikpapan ini bisa menjadi pembelajaran bagi generasi muda seputar bahaya pergaulan bebas.

Kali ini, rekaman video panas Balikpapan kembali tersebar ramai di kalangan masyarakat Kota Balikpapan, Kalimantan Timur melalui grup akun media sosial Watshap (WA).

Berikut sejumlah fakta seputar video panas Balikpapan yang sudah dirangkum TribunKaltim.co:

  1. Direkam untuk dokumentasi pribadi

Aktor dibalik video panas Balikpapan tersebut diduga masih berstatus pelajar dan sengaja direkam oleh pelaku untuk dijadikan sebagai keperluan dokumentasi pribadi.

Namun tanpa disadari oleh pelaku, video panas Balikpapan yang memperlihatkan adegan tak senonoh itu justru tersebar luas di kalangan masyarakat Kota Balikpapan.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan, Iptu Noval Forestriawan saat ditemui Tribunkaltim.co, di ruang kerjanya di Mapolres Balikpapan, Kamis (5/9) membenarkan adanya video panas Balikpapan tersebut di kalangan masyarakat.

  1. Pelaku merasa keberatan dan lapor polisi

Bahkan dia menyebutkan bahwa pelaku bersama pihak keluarganya sudah melaporkan kepada pihaknya karena merasa keberatan lantaran video panas Balikpapan yang direkamnya itu tersebar luas tanpa sepengetahuan pemiliknya.

"Ia benar, kami menerima ada yang laporan terkait video asusila salah satu pelajar yang ada di kota Balikpapan ini, kami menerima laporannya selanjutnya bersama tim Reskrim segera menindaklanjuti," katanya

  1. Pelaku diduga masih pelajar

Pelaku adegan video asusila tersebut diduga masih berstatus sebagai pelajar namun belum diketahui secara jelas dimana tempat ia bersekolah.

"Semoga segera mendapat yg pelakunya," lanjutnya

Karena pihak keluarga dan pelaku merasa keberatan lantaran video asusila tersebut tersebar tanpa sepengetahuan pelaku.

"Untuk sementara pihak keluarga dan korban tidak terima dan melapor kepada pihak Kepolisian untuk segera diusut bagaimana video asusila tersebut tersebar," ungkap Iptu Noval Forestriawan, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan.

Lebih lanjut Noval Forestriawan mengatakan penyelidikan tersebut nantinya juga akan melibatkan sejumlah saksi termasuk juga pihak pelapor dan menurutnya hal itu bisa terjerat pasal ITE.

Belakangan, aktor dibalik video asusila tersebut diduga masih berstatus pelajar di salah satu SMK yang ada di Kota Balikpapan

  1. DPRD merasa malu

Legislator DPRD Balikpapan, Budiono prihatin sekaligus malu dengan adanya video asusila yang diduga pelajar SMK di Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Prihatin. Semboyan kota layak anak, dengan kejadian itu tentu kita malu. Saya tak ingin menyalahkan semua pihak, tapi kita harus mengkoreksi diri kita," ujarnya, Jumat (6/9/2019).

Budiono mengatakan pentingnya orang tua membekali anak akhlak dan budi pekerti sejak dini. Pertebal pendidikan agama baik di rumah dan di sekolah.

"Bila sudah tertanam mana yang benar dan salah, tentu itu jadi benteng anak-anak kita," tuturnya.

Secara makro, Budiono meminta peran Dinas Pendidikan untuk menjadikan kejadian ini sebagai catatan penting. Sistem pendidikan harus didesain sedemikian rupa, tak hanya melulu soal nilai-nilai akademik.

Ruang-ruang eksternal selain pelajaran sekolah, juga harus disediakan bagi para pelajar. Sehingga gairah muda pelajar bisa disalurkan kepada kegiatan yang positif.

"Malu. Balikpapan ini kota layak anak," ucapnya.

Salah satunya dengan memperbanyak kegiatan ekstrakuliker baik olahraga maupun kesenian. Sehingga ada saluran untuk mereka menuangkan kreatifitas.

"Pendidikan internal di sekolah harusnya perbanyak kegiatan, mau olahraha dan kesenian. Bila digalakkan, celah anak untuk berbuat yang asusila sebenarnya kecil," harapnya.

  1. Dinas pendidikan minta tak diberi sanksi

Dinas Pendidikan Kebudayaan atau Disdikbud Balikpapan Muhaimin, Jumat (6/9/2019) juga ikut angkat bicara.

Karena penyebaran video asusila yang viral di WhatsApp itu diduga pelajar SMK di Balikpapan.

Kasus tersebut menurutnya terjadi diakibatkan oleh faktor kurangnya kesadaran para remaja tentang hubungan seksual. Apalagi dengan adanya penyalahgunaan gadget sehingga video asusila tersebut menyebar di dunia maya.

Untuk ia mengimbau kepada orang tua maupun sekolah lebih ketat mengawasi perkembangan gadget di remaja. Untuk orang tua sendiri sebaiknya seringkali mengawasi isi dari smartphone si anak tersebut.

"Untuk itu hati-hati kepada orangtua sebaiknya sering periksa apa saja yang ada di dalam gadget anak-anaknya khususnya untuk siswa SD maupun SMP," ucap Muhaimin.

Menurutnya pihak sekolah harus mengawasi secara ketat penggunaan smartphone bagi siswa di sekolah. Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan gubernur Kalimantan Timur beberapa waktu lalu tentang pelarangan pembawaan gadget di sekolah tingkat SD maupun SMP lebih diperketat pengawasannya.

Sehingga para murid tingkat SD sampai SMP dilarang penuh membawa gadget atau smartphone di sekolah.

Sementara untuk tingkat SMA pihak sekolah harus lebih waspada terhadap konten yang dimiliki para murid.

"Siswa SMA boleh karena sudah dewasa. Selain itu ada beberapa mata pelajaran yang benar-benar menggunakan smartphone," kata Muhaimin.

Lalu untuk korban maupun pelaku penyebar video asusila tidak ada sanksi akademis seperti dikeluarkan dari sekolah.

Sebaiknya beri saja sanksi moral seperti rasa malu.

Jangan diberikan sanksi akademis sebab itu berdampak terhadap nilai akademis si murid itu sendiri.

Memang sekolah sendiri malu karena salah satu muridnya dikeluarkan.

"Tapi alangkah baiknya jangan diberi sanksi akademis," kata Muhaimin.

  1. Ada kos campur

Sejumlah pengusaha indekos di Kota Balikpapan juga turut mengomentari video asusila yang disebut-sebut direkam dari salah satu kamar rumah indekos di wilayah Kota Balikpapan.

Mereka menyebutkan memang ada beberapa indekos di Kota Balikpapan yang penghuninya bebas dari kalangan mana saja asalkan rutin membayar sewa rumah kost.

Terlepas dari itu pihak pemilik kos-kosan juga mengaku tidak sepenuhnya melakukan pengawasan terhadap aktivitas para penghuni rumah kost,

Hanya saja mereka mengingatkan bawa dalam satu kamar tidak diperbolehkan dihuni oleh dua orang atau lebih jika berbeda jenis kelamin dan belum ada ikatan pernikahan yang sah.

"Emang di Balikpapan sini kan banyak kos-kosan yang campur putra putri, jadi kita kan tidak mungkin mengawasi mereka semua.

Hanya saja memang kita sering mengingatkan bahwa tidak boleh ada cowok masuk di dalam kamar cewek, apalagi cewek cowok tinggal berdua," kata Tia salah satu pemilik indokos di kawasan Jl. Pupuk Balikpapan Selatan

Terpisah dengan Hamzah, pemilik indekos di kawasan Sepinggan Balikpapan Selatan, Hamzah menyebutkan setiap indekos memiliki peraturan yang berbeda-beda.

Namun ada peraturan yang sama yaitu larangan cewek cowok tinggal satu kamar jika belum ada ikatan hubungan suami istri.

"Kalau di tempat saya sih, ih memang tidak diperbolehkan ada cewek - cowok tinggal berdua di kamar kalau belum nikah.

Terlepas dari itu kita kan tidak mengawasi sepenuhnya segala kegiatan mereka apalagi kalau sudah malam," katanya

Yang jelas setiap calon penghuni kost, terlebih dahulu harus memiliki identitas yang jelas sebelum diperbolehkan masuk rumah kost," lanjut Hamzah. (*)

Sumber : Tribun kaltim

Breakingnews Pria Berusia 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakannya, Diduga Tersetrum

Breakingnews Pria Berusia 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakannya, Diduga Tersetrum

Seorang pria lansia berusia 65 tahun ditemukan tak bernyawa, di rumah kontrakannya, Jl Sungai Kapih, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Samarinda, pada Minggu (8/9/2019).

Dugaan sementara, korban meninggal akibat tersengat aliran listrik.

Pria paruh baya berusia 65 tahun, ditemukan tak bernyawa oleh tetangganya, setelah 2 hari yang lalu tidak keluar rumah untuk berjualan Ikan.

Zaenab (47) tetangga korban memperkirakan jenazah sudah tak bernyawa sejak 2 hari yang lalu, karena sejak Jumat (6/9/2019) lalu sudah tidak terlihat keluar rumah.

"Kalau kemarin masih terlihat, terakhir saya lihat hari Jumat, terus seharian ini ndak ada kelihatan sama sekali," ungkap Zaenab, Minggu (8/9/2019).

Penyebab pria yang namanya dirahasiakan tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Dari beberapa anggapan tetangga korban mengatakan, bahwa korban tidak pernah mengeluh sakit parah.

"Sama saya gak pernah ngeluh.

Orangnya baik sekali.

Dia kan jualan ikan, kalau jualan pasti disisakan untuk dikasih ke saya.

enter image description here Setiap ketemu enggak pernah mengeluh dia sakit atau dia capek," paparnya.

"Kalau sudah pulang kerja, dan ketemu sama siapa saja jarang ngobrol, sudah seperti begitu sifatnya.

Tapi sering mendengarkan bunyi air, tapi tumben hari ini seharian enggak ada," tambahnya.

Sementara keluarga korban Harbaiyah (53) mengungkapkan, bahwa kakak sepupunya tersebut sudah setahun lebih tinggal sendiri di rumah kotrakan tersebut.

Dikatakan juga, bahwa korban memiliki anak kandung.

Namun sejak beberapa tahun lalu telah merantau ke Kota Bandung, dan Bogor untuk mengadu nasib.

Hingga menikah dan memiliki anak di sana.

"Dia tinggal sendiri, karena keluarga sudah berjauhan tinggalnya, mas ini punya anak.

Tapi sekarang tinggal di Bandung, sudah beberapa tahun yang lalu, sampai nikah dan punya anak tiga di sana.

Tadi ini sudah kami hubungi juga, katanya mau mengikuti prosesi pemakaman orang tuanya," jelasnya.

Kemudian dari pengungkapan relawan yang membantu mengevakuasi korban meyebutkan, untuk sementara, diduga korban meregang nyawa akibat tersengat aliran listrik.

Karena ditemukan bekas luka bakar disekujur tubuh jenazah.

"Dugaan sementara tersetrum, karena setelah kami pastikan kondisi jenazah yang posisinya, berdekatan dengan beberapa kabel listrik.

Seperti kipas angin dan lampu carge.

Ditubuh korban tadi kami melihat, ada luka bakar dibagian depan tubuh, dan pembengkakan di daerah dada sebelah kiri dekat dengan jantung," ungkap Dodi Relawan Samarinda.

Saat ini jenazah pria 65 tahun tersebut, telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Syahrani, Samarinda untuk menjalani visum. (*)

Caps : Lansia berusia 65 tahun ditemukan tak bernyawa, di Rumah Kontrakannya, di Jl. Sungai Kapih, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Samarinda, pada Minggu (8/9/2019). Dugaan sementara, korban meninggal akibat tersengat aliran listrik.

Sumber : Tribun kaltim