Bakery egg foods around the world

Tolak Akuisisi oleh PGN, Serikat Pekerja Pertamina Gelar Aksi di Kilang Minyak Balikpapan.

Serikat Pekerja Pertamina Kalimantan melakukan aksi di Kilang Pertamina.

Aksi tersebut merupakan penolakan para karyawan Pertamina terhadap akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) oleh Perusahaan Gas Negara (PGN).

Akuisisi ini dianggap merugikan Pertamina.

Aksi ini sendiri diikuti 300 orang, dari karyawan RU V dan MOR VI Kalimantan. Dalam aksi tersebut para Pertamina mengelar orasi, teatrikal serta membaca puisi di area Kilang Pertamina.

Mugianto, Ketua Umum Serikat Pekerja Mathilda- FSPPB Pertamina Kalimantan mengatakan aksi ini secara serempak dilaksanakan di Kalimantan.

Aksi ini merupakan bela Pertamina dan bertujuan untuk memnberikan tekanan kepada penguasa yang ternyata ingin menggembos usaha Pertamina.

"Tadi semua kompak berkumpul didalam internal kilang. Kita tidak melakukan aksi diluar karena kami menghimpun pekerja yang ada di dalam Kilang," Mugianto.

Disampaikan Mugianto, bahwa aksi ini menentang satu tekad, dan satu suara, akuisisi Pertagas ke PGN yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN. "

Yang jelas bahwa pertagas ini bisnis gemuk. Pertamina bisnis yang strategis berkontribusi cukup besar," ucap Mugianto.

Hampir 24 persen keuntungan Pertamina didapat dari Pertagas. Ketika diakuisisi ke PGN, dilebur ke PT artinya Pertamina akan kehilangan aset strategis.

Dampaknya pada pekerja. Dimana pekerja sudah mulai merasakan kerkurang pendapatan, dan defisit keuangan.

"Ini sangat mengkhawatirkan, saat ini kami sangat berdarah-darah. Sehinga untuk membiayai proyek besar RDMP baik di Cilacap dan Balikpapan bisa terkendala," kata Mugianto.

Rencananya setelah aksi ini akan ada aksi lanjutan pada tanggal 20 Juli 2018.

Semua serikat pekerja Pertamina diseluruh Indonesia akan berkumpul di pusat dann bergerak ke kantor Kementerian BUMN.

"Kita akan sampaikan apresiasi kita. Kita duduki dan sampaikan semoga didengar. Kemudian lanjut ke kantor Kementarian ESDM," katanya.

"Saya yakin akan ada ribuan pekerja yang akan datang ke pusat dan ikut lakukan aksi damai. Nanti di Jakarta akan dikomando oleh presiden federasi. Kita akan lakukan aksi damai dengan long march," ujar Mugianto.

Bila tidak didengar akan ada aksi berikutnya. Aksi yang rencananya akan berdampak pada masyarakat.

"Sebelumnya, kami mohon maaf ke masyarakat. Pertamina juga milik rakyat sedang dalam kondisi terpuruk," ungkapnya.

Source: kaltim.tribunnews.co

Wolfskies (19 Juli 2018, 11:44 WITA)

FACEBOOK COMMENTS WILL BE SHOWN ONLY WHEN YOUR SITE IS ONLINE

SHARE THIS PAGE!

Subscribe newsletter 
Thanks for filling out form!