Bakery egg foods around the world

Stop Kantong Plastik di Pasar Basah Bisa Dilakukan

Penerapan pelarangan penggunaan kantong plastik belanja di pasar basah atau tradisional Kota Balikpapan, masih sulit dilakukan dalam waktu dekat sebab selama ini belum ada musyawarah di tingkat pedagang.

Ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Muhammad Saufan, kepada Tribunkaltim di ruang kerjanya di Jl RE Martadinata No.1, Telagasari, Kota Balikpapan pada Rabu (8/7/2018) pagi.

Namun, tegasnya, dalam waktu dekat ini akan dilakukan diskusi di tingkat pedagang untuk melihat sejauh mana penilaian para pedagang.

"Nanti mau dibuat agenda pertemuan dulu. Pedagangan dikumpulkan, dilihat bagaimana pendapatnya," katanya.

Ia menjelaskan, penerapan Peraturan Walikota nomor 8 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik hanya masih sebatas diterapkan di ritel modern seperti supermarket dan minimarket.

Khusus untuk pasar tradisional belum menjalankan aturan ini.

"Kalau dalam waktu dekat ini saya kira belum bisa. Harus dibicarakan dahulu," ujar Saufan.

Menurut dia, penerapan pelarangan penggunaan kantong plastik belanja di tingkat pasar basah bisa saja dilakukan apabila masyarakat atau konsumen pun ikut mendukung.

Jika konsumen merasa hal ini adalah upaya yang terbaik maka pedagang di pasar juga akan mengikutinya, pedagang akan ikut mematuhinya.

"Kalau memang mau diterapkan, pedagang sudah tidak perlu repot lagi sediakan kantong plastik. Tinggal menunggu konsumennya saja mau tidak," tutur pria berjenggot tebal ini.

Saat ditanya apakah dalam satu tahun ke depan pasar tradisional akan menerapkan larangan penggunaan kantong plastik.

Dia merasa tidak meyakinkan bisa dilakukan penerapan larangan penggunaan kantong plastik secara cepat, butuh waktu untuk mengubah gaya belanja para konsumen di pasar basah Kota Balikpapan.

"Perwali pengurangan kantong plastik hal yang baru bagi masyarakat kita. Kalau ini efektif saya kira bisa saja merembet ke tempat lain," tegasnya.

Di tempat terpisah, Dewi Ratu, warga Balikpapan, menyatakan, setiap berbelanja ke pasar tradisional sempatkan membawa kantong belanja sendiri.

Dewi merasa setuju bila penerapan pelarangan penggunaan kantong plastik juga merambah ke pasar tradisional.

"Setuju saja, kan sekali belanja saya banyak sekali butuh kantong yang besar. Tidak perlu lagi beli kantong plastik merah yang besar," ujar wanita yang menjabat sebagai koordinator Bakulers Balikpapan ini.

Setiap harinya, Dewi melakoni sebagai pelaku usaha kecil mikro kuliner.

Sekali belanja, membeli barang banyak di pasar tradisional.

"Ikut-ikut bantu kurangi sampah di Balikpapan bawa kantong belanja sendiri," tutur wanita berjilbab ini.

Source: tribun.kaltim.co


Wolfskies (05 Juli 2018, 11:03 WITA)

FACEBOOK COMMENTS WILL BE SHOWN ONLY WHEN YOUR SITE IS ONLINE

SHARE THIS PAGE!

Subscribe newsletter 
Thanks for filling out form!