Bakery egg foods around the world

Pilgub Kaltim 2018 di Balikpapan Catat Sejarah Baru, Tapi. . .

Perhelatan Pilgub Kaltim 2018 di Balikpapan, ditutup dengan partisipasi 268.491 dari total 414.357 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Minyak.

Jumlah partisipasi yang hanya sekitar 64.5 atau meleset dari target yang ditetapkan KPU RI sekitar 75.5 persen.

Walaupun belum mencapai target yang ditetapkan, Ketua Komisioner KPUD Balikpapan, Noor Thoha menjelaskan, selaku salah satu unsur penyelenggara pemilihan di tingkat kota, pihaknya sudah berupaya maksimal menggenjot partisipasi warga.

Utamanya lewat sosialisasi mulai dari tahap sosialisasi, pencoblosan hingga penghitungan suara.

Dalam upaya tersebut, Thoha, sapaan akrabnya mengakui, ada banyak kendala yang harus dilihat konprehensif dan harus segera diselesaikan.

Utamanya soal apatisme warga yang berkorelasi langsung dengan penggunaan hak pilih mereka dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.

Tentu saja, hal ini butuh peran serta masyarakat, pemerintah, partai politik untuk menghadirkan kemanfaatan dalam sistem demokrasi ini.

"Ada something wrong, ada sesuatu dalam masyarakat kalau seperti ini. Perlu ada pendidikan politik, dan nggak bisa instan. Panjang, bahkan, kalau perlu ada satu generasi yang hilang, dan tumbuh generasi baru yang memiliki kesadaran tinggi akan politik," urainya.

Meskipun jauh dari target yang patok KPU RI.

Partisipasi masyarakat dalam Pilgub 2018 di Balikpapan, menciptakan sejarah baru, ketimbang perhelatan Pilgub 2013 dan Pilwali Balikpapan 2015 lalu, di mana, masing-masing hanya mencatatkan partisipasi sebanyak 56 persen dan 60.34 persen.

Artinya, lanjut Thoha, sedikitnya ada perbaikan cara pandang di masyarakat dan juga sistem administrasi.

Walaupun, lagi-lagi, partisipasi politik, juga sangat menentukan di sistem pemilihan yang memungkinkan calon kepala daerah duduk di kekuasaan, walaupun partisipasi pemilih hanya 10 persen saja ini.

"Cuma, legitimasi masyarakat jadi kurang (ke kepala daerah)," ujarnya.

Rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Kaltim 2018 tingkat KPUD Balikpapan, resmi ditetapkan Rabu (4/7/2018) usai penandatanganan berita acara pengesahan pleno terbuka, yang berlangsung di Hotel Novotel Balikpapan.

Pasangan nomor urut 4, Rusmadi-Safaruddin sejauh ini mendapatkan suara terbanyak di Balikapapan, sebesar 83.491 suara, unggul tipis 1.043 suara ketimbang, paslon nomor urut 1, Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi, mendapatkan suara 82.488.

Disusul pasangan nomor urut 3, Isran Noor- Hadi Mulyadi dengan 68.647 suara. Perolehan suara paling sedikit didapat pasangan Syaharie Jaang- Awang Ferdian Hidayat : 22.155.

Dari 6 Kecamatan, pasangan Rusmadi-Safaruddin, unggul di 3 kecamatan, diantaranya, di Balikpapan Kota, Balikpapan Barat, Balikpapan Timur.

Sedangkan pasangan nomor urut nomor urut 1, Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi, juga unggul di tiga Kecamatan, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah dan Selatan.

Menariknya, walupun tak mampu menorehkan diri di posisi pertama di tiap kecamatan, di hampir semua kecamatan, pasangan nomor urut 3, Isran Noor dan Hadi Mulyadi meraih suara signifikan di hampir semua Kecamatan, di Balikpapan Tengah dan Utara.

Bahkan, di beberapa kecamatan, selisih suara mereka terpaut tipis, beberapa ribu saja.

Source: tribun.kaltim.co


Wolfskies (05 Juli 2018, 11:07 WITA)

FACEBOOK COMMENTS WILL BE SHOWN ONLY WHEN YOUR SITE IS ONLINE

SHARE THIS PAGE!

Subscribe newsletter 
Thanks for filling out form!