2021 Pembelajaran Tatap Muka Akan Dilaksanakan

2021 Pembelajaran Tatap Muka Akan Dilaksanakan

ONIXNEWS – Ada kabar baik mengenai dunia Pendidikan Balikpapan, karena Pemerintah Kota Balikpapan telah menyepakati pemebelajaran dengan system bertatap muka akan dilaksanakan pada minggu kedua di Januari 2021.

Untuk persiapannya sendiri, akan digelarnya simulasi di setiap kecamatan. Dan simulasi ini akan di gelar bulan Desember mendatang.

Banyaknya keluhan mengenai pemebelajaran system daring yang dilakukan selama pandemi ini, membuat Pemerintah Kota Balikpapan mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka. Kebijakan tersebut di tindak lanjut melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri.

Menteri Pendidikan RI, Nadiem Makarim memberi lampu hijau bagi sekolah untuk mulai menerapkan pembelajaran tatap muka.

“sekolah lagi disiapkan, kita sepakat januari 2021, sekitar tanggal 12 di minggu kedua,” ujar Rizal Effendi selaku Walikota Balikpapan, senin (23/11/2020).

Rizal mengungkapkan, mungkin simulasi dilakukan satu sekolah di setiap kecamatan. Merujuk aturan ketentuan, izin pembukaan sekolah tatap muka saat ini tak lagi melihat resiko zona penyebaran covid-19. Namun, melalui ketentuan pemerintah daerah dinilai lebih mengetahui kondisi dan kesiapan sekolah di daerahnya masing masing.

“kita hanya buat kuesioner ke orang tua, karena di petunjuk orang tua boleh ambil sikap,” ujarnya.

Bagi para orang tua yang masih khawatir dengan metode pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan tahun 2021, maka akan dipertimbangkan proses belajar via daring kembali.

Anggota komisi IV DPRD Kalimantan Timur Fitri Maisyaroh mengapresiasi keputusan yang dilakukan mendikbud tersebut.

“tapi ini dengan persyaratanyang super ketat. Dan juga banyak aspek yang harus disiapkan. Sekolah dengan managementnya siap atau belum, protocol kesehatannya siap atau belum. Guru dan murid siap atau belum, serta orang tua nya pun siap atau belum” ujar fitri.

Ia meminta kepada orang tua murid untuk mengetatkan protocol kesehatan saat mengantar anaknya kesekolah. Jangan sampai orang tua lalai dan anaknya berpotensi terpapar covid-19.

Sumber : Tribunkaltim.co Editor : Onixradio

Bocah Meninggal Dunia Usai Di Sengat Ubur Ubur

Bocah Meninggal Dunia Usai Di Sengat Ubur Ubur

ONIXNEWS – Minggu (22/11/2020) kemarin merupakan hari yang nahas untuk bocah laki laki yang masih berusia 6 tahun, dikarenakan ia dilaporkan meningga dunia akibat sengatan ubur ubur.

Kejadian ini terjadi di kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan kabupaten Berau. Hal ini pun dibenarkan pula oleh Kapolsek Pulau Derawan, AKP Kokoh Djumarko. Kokoh menjelaskan, korban saat itu sedang berenang dilaut dengan teman temannya yang terletak persis dibelakang korban.

“iya benar, kejadiannya sekitar pukul 11.30 wita. Korban dilaporkan disengat ubur ubur saat berenang di belakang rumahnya.” Jelasnya saat dihubungi via telephone.

Saat itu korban menangis kesakitan saat tersengat ubur ubur, lalu teman nya pun menolong untuk naik ke atas kapal. Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Tanjung Batu oleh warga untuk mendapatkan penanganan medis. “sempat dilarikan ke puskesmas, tapi tuhan berkehendak lain. Petugas yang menanganinya menyatakan bahwa korban meninggal dunia,” terangnya.

Jenazah korban dkemudian dibawa oleh keluarga nya ke Tarakan sekitar pukul 15.15 wita menggunakan speedboad.

Sumber : Tribunkaltim.co Editor : Onixradio

Kurir Sabu Di Tangkap Supplier Kini Menjadi DPO

Kurir Sabu Di Tangkap Supplier Kini Menjadi DPO

ONIXNEWS – Di masa pandemi seperti saat ini, faktor ekonomi sangat berdampak besar bagi banyak kalangan. Menurunnya pemasukan pendapatan yang terjadi terkadang membuat seseorang melakukan jalan pintas agar tetap bisa bertahan.

Seperti AS (28) yang mengaku bahwa dirinya berprofesi sebagai penyanyi yang diundang ketika ada acara, namun dikarenakan pandemi penghasilannya pun kian berkurang. Oleh sebab itu, AS kemudian berfikir untuk mencari sumber pemasukan lain yang lebih menjanjikan.

Hingga pada akhirnya ia pun memilih untuk menjadi kurir sabu. AS yang ditangkap oleh Unit Opsnal Satresnarkoba Polresta Balikpapan menyebutkan bahwa sudah melakukan transaksi sebanyak tiga kali. Dimana setiap transaksi ia diberi upah Rp 500.000.

“saya nggak pakai, Cuma ngambil. Saya bukan penyabu” tegas AS.

Di kesempatan yang sama, KBO SatResnarkoba Polresta Balikpapan, Iptu Tri Ekwan menyebutkan kini menetapkan orang yang menjadi supplier barang haram tersebut kepada AS masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Iptu Tri mengatakan bahwa pihaknya melayangkan ancaman pidana kepada AS berdasarkan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sumber : Tribunkaltim.co

Editor : Onixradio

DPRD Balikpapan Usulkan Pengembangan UMKM Di Mangrove Graha Indah

DPRD Balikpapan Usulkan Pengembangan UMKM Di Mangrove Graha Indah

ONIXNEWS – Pandemi Covid-19 yang terjadi selama beberapa bulan ini, berdampak besar terhadap sektor ekonomi masyarakat Kota Balikpapan.

Maka dari itu, DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah meningkatkan pengembangan pelaku UMKM untuk memperbaiki kembali ekonomi.

Hal itu disampaikan, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Syarifuddin Odang.

Ia mengusulkan agar Pemerintah Kota Balikpapan membuat program pengembangan peluang UMKM bagi masyarakat di sekitar Kawasan Mangrove Graha Indah.

“mengingat lokasi itu memiliki potensi untuk mengembangkan wisata mangrove center” ujar syarifuddin.

Di usulkannya tempat tersebut karena sudah banyak kalangan mengunjungi lokasi tersebut sebagai tempat wisata.

Maka dari itu, Pemerintah Kota Balikpapan harus mengkaji sejumlah program untuk peningkatan sumber daya manusia bagi masyarakat sekitar.

“sehingga di tengah pandemi covid-19, perekonomian masyarakat tetap berjalan, khususnya warga sekitar yang punya usaha makanan” katanya.

Syarifuddin Odang yang merupakan bagian dari LPM Kelurahan Graha Indah, mengatakan bahwasanya hal ini perlu kerjasama dari beberapa pihak.

Untuk meningkatkan SDM, tidak hanya dari pemerintahan saja namun perlu juga dari perusahaan yang ada disekitar lokasi.

Oleh karena itu, ia bersama kelurahan dan kecamatan, mencoba untuk berkomunikasi dengan perusahaan terdekat untuk bisa menjadi CSR bagi UMKM.

“mungkin perusahaan bisa membantu dalam bentuk peralatan bagi pelaku usaha, seperti gerobak atau bantuan lainnya” ujarnya.

Syarifuddin berharap perencanaan peningkatan SDM disekitar mangrove bisa segera di realisasikan.

Sumber : Tribunkaltim.co

Editor : Onixradio

THM Yang Belum Memenuhi Syarat Protokol Kesehatan Segera Benahi

THM Yang Belum Memenuhi Syarat Protokol Kesehatan Segera Benahi

ONIXNEWS - Dalam masa pemulihan saat ini, Pemerintah Kota Balikpapan terus melakukan monitoring ke tempat jasa hiburan yang telah diberi pelonggaran untuk beroperasi kembali.

Seperti yang diketahui tempat hiburan malam (THM) beberapa waktu lalu sudah direlaksasi. Sekretarsi Satpol PP Balikpapan Silvia Rahmadina mengatakan belum semua THM kembali beroperasi.

Di kecamatan Balikpapan Kota, masih ada 8 THM yang tutup. Evaluasi menunjukkan masih ada 40% THM belum beroperasi.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan bahwa Satgas Covid-19 masih menemukan THM yang tak sesuai dengan ketentuan surat edaran.

Kekurangan yang dimaksudkan yaitu tidak adanya tempat cuci tangan, menjaga jarak, penggunaan pelapis mic dan lainnya.

“itu yang harus dibenahi. Sehingga perlu dikawal kembali untuk disempurnakan protokolnya,” ungkap Rizal Effendi. Dengan adanya pelanggaran tersebut, Tim Satgas Covid-19 Balikpapan sudah memberikan teguran. Dan mereka akan melakukan evaluasi setelah pemantauan.

Sumber : Tribunkaltim.co

Editor : Onixradio

Bocah 13 Tahun Di Samarinda Mencuri Demi Membeli Sabu Sabu

Bocah 13 Tahun Di Samarinda Mencuri Demi Membeli Sabu Sabu

ONIXNEWS – Tengah viral beberapa hari belakangan ini tentang bocah berusia 13 tahun pada jumat (6/11/2020) lalu. Ia viral dikarenakan aksinya mencuri sebuah kipas angina milik salah seorang warga teluk lerong, kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat bocah tersebut diamankan oleh pihak berwajib, warga sekitar pun tak luput mengabadikan momen penangkapannya lalu disebarkan di media sosial facebook.

“saya awalnya lihat dia di medsos (Busam), itu anak saya, makanya langsung datang ke polsek Samarinda Ulu untuk menjemput dan langsung saya bawa pulang” jelas DN (35) selaku ibu kandung pelaku.

Setelah ditanya mengapa melakukan tindakan tesebut, bocah tersebut ternyata ingin beli narkoba (jenis sabu sabu).

Dampak ia mengkonsumsi narkoba tersebut, pelaku mengaku sering mencuri, dan hasil curiannya ia jual untuk membeli paketan sabu dengan harga sekitar Rp 150 ribu.

Anaknya mengaku perangai buruknya lantaran pernah diberi oleh keluarga dari pihak ibu tirinya.

Berdasarkan hal tersebut, akhirnya sang anak dibawa ke Balai Rehabilitasi BNN di Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara, Kota Samarinda.

"Pengakuannya sudah setahun. Terakhir mengkonsumsi saat akan dijemput tadi. Dia juga mengaku sering membeli paketan Rp 150 ribu yang digunakan sama 5-6 orang dewasa. Sekarang akan jalani rehabilitasi," tutur Kabid Humas BNNP Kaltim, Hariyoto.

Sumber : Tribunkaltim.co

Editor : Onixradio

Hanya Di Beri Teguran Masyarakat Di Harapkan Tidak Semerta Merta Lakukan Pelanggaran

Hanya Di Beri Teguran Masyarakat Di Harapkan Tidak Semerta Merta Lakukan Pelanggaran

ONIXNEWS – Operasi Zebra Mahakam 2020 yang dilaksanakan selama 14 hari ini cenderung lebih kepada penyuluhan dan pencegahan. Hal yang di fokuskan oleh apparat yaitu penertiban lalulintas dan disiplin protokol kesehatan.

Kegiatan Operasi Zebra Mahakam 2020 ini diakhiri dengan bakti sosial, ada dua laka dan sejumlah pelanggaran yang tercatat.

Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono mengaku bahwa di hari terakhir ini, pihaknya masih akan memantau dan berharap tidak lagi terjadi laka. Teguran yang diberikan terhadap pelanggaran lebih condong mendahulukan menggunakan teguran lisan daripada teguran tertulis.

“untuk teguran pun kita hanya melaksanakan teguran lisan. Jadi teguran tertulis, kita kurangi. Ada salah satu surat telegram dari pusat terkait kita lebih mengedepankan kegiatan protocol kesehatan,” ujarnya, minggu (8/11/2020) Tidak hanya teguran langsung, Kompol irawan mengatakan bahwa pihaknya pun kerap memberikan imbauan melalui media sosial.

Meski satlantas Polresta Balikpapan sendiri condong memberi teguran dan imbauan semata, Kompol Irawan berharap agar masyarakan Kota Balikpapan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas.

Sumber : Tribunkaltim.co

Editor : Onixradio

Hentikan Kebiasaan Ini Di Pagi Hari Agar Kesehatan Tidak Memburuk

Hentikan Kebiasaan Ini Di Pagi Hari Agar Kesehatan Tidak Memburuk

ONIXNEWS – Bangun pagi dengan kondisi semangat dan segar bugar merupakan harapan bagi setiap orang. Kualitas tidur yang baik pun bisa mempengaruhi mood dalam beraktivitas. Ketika terbiasa melakukan kebiasaan bangun di pagi hari, maka hari akan terasa menyenangkan.

Usut punya usut, kebiasaan bangun di pagi hari rupanya juga berpengaruh pada kesehatan tubuh. Nah, ada beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan banyak orang saat pagi hari, yang dapat berefek buruk pada kesehatan. Apa saja itu ?

1, Mengucek mata Mengucek mata untuk menghilangkan kotoran di mata atau sekadar tidak sengaja ternyata berefek buruk pada kesehatan. Tidak lain karena ketika mengucek, area kulit disekitar mata akan berkerut yang menyebabkan terlihat lebih tua. Sebagai pengganti kebiasaan buruk ini, kalian bisa mengganti mengucek mata dengan menciprati air jika mata terasa lelah ketika bangun. Kalian bisa juga mengompresnya dengan bekas kantung teh selama 10 menit agar mata kembali segar.

  1. Sikat gigi setelah bangun tidur Kebiasaan ini masih sering dilakukan oleh banyak orang. Harapannya, menyikat gigi setelah bangun tidur akan menghilangkan bau mulut dan membuat mulut lebih segar. Bagian yang salah adalah ketika kalian tidak menyikat gigi lagi setelah sarapan. Seperti kita tahu, menyikat gigi harusnya dilakukan selepas sarapan demi mencegah gigi berlubang.

  2. Menekan tombol snooze alarm Banyak orang menekan tombol snooze alarm agar bisa tidur lebih lama lagi. Meski tampak menggoda, tapi menunda waktu tidur bisa mengakibatkan banyak kerugian. Salah satunya bisa mengganggu siklus tidur yang berdampak pada berkurangnya energi untuk beraktivitas.

  3. Terlalu banyak minum kopi Bagi sebagain orang, kopi menjadi rutinitas untuk mengawali hari. Sebenarnya tidak masalah ketika minum satu cangkir kopi, tapi lebih dari itu bisa memengaruhi kesehatan. Minum kopi terlalu banyak di pagi hari bisa meningkatkan tekanan darah hingga merusak hati.

  4. Tidak sarapan Sarapan sangat penting untuk tubuh. Itu sebabnya, kalian tidak boleh melewatkan sarapan antara jam 7-9. Pasalnya, sarapan memberikan energi untuk menjalani hari. Untuk sarapan, cobalah menu yang mengandung banyak protein dan serat.

Sumber : Nakita.id Editor : Onixradio

DPRD Kota Balikpapan Berbagi Informasi Dengan DPRD Kab Jembrana Bali

DPRD Kota Balikpapan Berbagi Informasi Dengan DPRD Kab Jembrana Bali

ONIXNEWS – DPRD Kota Balikpapan mendapat kunjungan kerja dari DPRD Jembrana, Bali. Pada hari selasa (3/11/2020).

Dalam kegiatan kunjungan kerja ini, DPRD Kota Balikpapan dan DPRD Kabupaten Jembrana saling berbagi informasi terkait dampak dri covid-19 terhadap masyarakat.

Parlindungan selaku anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, menyampaikan untuk mengantisipasi Covid-19 di anggaran 2021 DPRD Jembrana lebih menitik beratkan di Program Pertanian dan Perkebunan dengan harapan masyarakat yang tadinya mayoritas bergerak di dunia Pariwisata sudah didorong kembali menggerakan industri Pertanian dan Perkebunan.

APBD 2021 DPRD Jembrana sepakat meningkatka anggaran untuk Dinas Pertanian dan Perkebunan. Dengan demikian, Parlindungan menambahkan untuk di Balikpapan, dikarenakan tidak memiliki lahan pertanian maka yang dapat dilakukan hanya menggunakan pekarangan rumah dengan cara Budidaya Lele, kangkung dan Sayur Organik.

Sumber : kabarikn.com

Editor : Onixradio

Aminuddin Usahakan Anggaran Pembangunan Gedung Sekolah Di Balikpapan Tengah

Aminuddin Usahakan Anggaran Pembangunan Gedung Sekolah Di Balikpapan Tengah

ONIXNEWS – Senin malam (2/11/2020) Aminuddin selaku anggota DPRD Kota Balikpapan melaksanakan reses di daerah Balikpapan Tengah.

Warga Balikpapan Tengah meminta agar di daerah mereka bisa dibangunkan gedung SLTP dan SLTA, mengingat tiap tahun lulusan Sekolah Dasar tak bisa semuanya ditampung oleh SMP Negeri yang ada.

memasuki masa persidangan, tiga anggota DPRD Balikpapan melakukan Serap Aspirasi (Reses) dengan turun ke masyarakat guna menampung aspirasi di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil).

Seperti yang terlihat di kediaman pribadi milik H Aminuddin SH, di Gang Pelita, Kelurahan Sumber Rejo, Balteng. Di tengah pandemi covid-19 saat ini, pelaksanaan reses berlangsung terbatas, hanya mengundang pewakilan dari Ketua RT yang ada di tiga kelurahan, yakni Karang Rejo, Karang Jati dan Sumber Rejo.

Bahkan dalam reses kali ini terlihat berbeda dari sebelumnya, dimana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diundang hanya menghadirkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan.

“Jadi reses kali ini menyesuaikan situasi dan kondisi yang saat ini terjadi di Balikpapan, makanya hanya mengundang Disdikbud dan DKK.”

Lanjut Aminuddin, untuk pendidikan sendiri warga meminta agar di Balikpapan Tengah bisa dibangunkan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

Pasalnya, jumlah kelulusan dari tingkat SD saat ini tidak bisa tertampung di SMP Negeri yang ada, karena Balteng hanya memiliki dua SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 22.

Aminuddin berharap pengajuan ini dapat dianggarkan untuk tahun depan, namun jika tidak memungkinkan, maka akan dianggarkan di tahun 2022.

Sumber : Penasatu.com

Editor : Onixradio