Bakery egg foods around the world

Soal Kelanjutan Pemulihan Akibat Tumpahan Minyak, Begini Penjelasan Kepala DLH Balikpapan

Terkait dengan bencana tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mengungkapkan, sejauh ini prosesnya sedang memasuki tahap pembuatan berita acara metode pemulihan lokasi bekas tumpahan minyak.

Hal ini disampaikan Kepala DLH Kota Balikpapan, Suryanto, usai hadiri rapat di gedung Pertamina pada Kamis (28/6/2018) sore.

Ia menjelaskan, dua hari ini telah dilakukan rapat yang mendiskusikan mengenai langkah-langkah dan upaya untuk melakukan pemulihan lingkungan hidup yang beberapa bulan lalu terdampak tumpahan minyak mentah milik Pertamina.

"Ini hari tadi rapat terakhir. Sudah dilangsungkan sejak kemarin, dilaksanakan pas hari pencoblosan Pilgub Kaltim," ungkapnya.

Suryanto, menjelaskan, diskusi membahas mengenai bagaimana metode terkait tindakan dalam melakukan operasi pemulihan akibat tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan.

"Tumpahan minyaknya melanda wilayah Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara," katanya.

Pertemuan diskusi tersebut tidak hanya dihadiri dari pemerintah Kota Balikpapan namun juga beberapa utusan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Penajam Paser Utara.

Termasuk Pertamina dan juga tidak ketinggalan dari unsur Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan.

Selain itu, tutur dia, juga dihadiri beberapa para pakar dari perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia.

"Ada pakar dari ahli IPB (Institut Pertanian Bogor), ada juga dari ITB (Institut Teknik Bandung)," ujarnya.

Suryanto menambahkan, mereka para ahli yang datang memberikan masukan bagaimana cara dan langkah untuk turun ke lapangan lakukan pemulihan akibat kena tumpahan minyak.

"Tadi sudah dijelaskan panjang lebar, melalui metode-metode keilmuan yang mereka miliki," katanya.

Setelah tahapan diskusi, ujar Suryanto, telah tercapai sebuah berita acara mengenai langkah-langkah dan metode yang akan diambil.

Karena itu, melalui berita acara ini bisa jadi pegangan, maka diharapkan pihak Pertamina untuk segera turun ke lapangan melakukan pemulihan.

"Kami minta harusnya cepat. Tapi bilangnya mungkin September ini sudah bisa dilakukan. Kalau bisa segera saja supaya cepat selesai," imbuhnya.

Saat diskusi, DLH Balikpapan mengusulkan untuk segera turun ke lapangan melakukan pemulihan lingkungan bekas tumpahan minyak di beberapa titik wilayah kawasan Teluk Balikpapan.

Pihak Pertamina tidak perlu harus menunggu Surat Keputusan (SK), mengingat waktu yang diperlukan begitu mendesak dan masyarakat pastinya ingin cepat ada pemulihan.

Makanya, tegas Suryanto, melalui payung berita acara sudah bisa dilakukan tanpa harus menunggu SK pemulihan lingkungan hidup.

''Menunggu SK turun dulu kan lama lagi. Nanti harus menunggu tanda tangan ini, tanda tangan itu. Kalau sudah ada berita acara turun, kan bisa langsung dilakukan," ungkap Suryanto. 

Wolfskies (29 Juni 2018, 09:32 WITA)

FACEBOOK COMMENTS WILL BE SHOWN ONLY WHEN YOUR SITE IS ONLINE

SHARE THIS PAGE!

Subscribe newsletter 
Thanks for filling out form!