Bakery egg foods around the world

Di Balikpapan Lonjakan Penduduk Bukan Pada Arus Balik Lebaran, Tak Disangka Ini Waktunya

Arus balik lebaran 2018 berakhir.

Para pemudik kembali ke rutinitas mereka mencari nafkah di daerah tempat ia bekerja.

Bahkan tak hanya mereka yang kembali.

Arus orang-orang yang menyimpan harapan meraup rupiah di daerah nun jauh dari tempat tinggalnya pun tak mau ketinggalan.

Ya, momen arus balik lekat dengan migrasi penduduk, khususnya di kota-kota besar di Indonesia.

Arus balik lebaran biasanya dijadikan kesempatan para imigran menyasar kota untuk mencari peruntungan.

Jadi tak heran setiap arus balik, lonjakan penduduk di kota besar cukup signifikan.

Namun sepertinya hal tersebut tak berlaku di Balikpapan.

Tak ada lonjakan penduduk usai maayarakat merayakan tradisi lebaran di setiap tahunnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Chairil Anwar.

"Normal saja (jumlah penduduk) setiap lebaran. Seribu lebih yang datang, yang pindah seribu juga. Imbang," katanya.

Justru grafik lonjakkan penduduk di Balikpapan terjadi pada setiap bulan Januari.

Penduduk yang masuk ke Balikpapan mencapai angka 2.585 kepala.

"Malam paska tahun baru yang terlihat ada lonjakkan. Februari sampai Mei itu normal, rata-rata seribu yang datang," sebutnya.

Untuk dietahui berdasarkan data penduduk, lanjut Anwar, pada akhir semester 2017 Balikpapan dihuni sekitar 663 ribu kepala. Pertumbuhan penduduk dari 2016, hanya sekitar 1,3 persen.

Prinsipnya sejauh ini arus kependudukan di Balikpapan dalam batas normal, sesuai dengan pengamatan mereka.

Tak seperti Jakarta yang setiap tahunnya, bersiap menampung ledakan penduduk yang menyerbu ibu kota negara tersebut.

Wolfskies (29 Juni 2018, 09:34 WITA)

FACEBOOK COMMENTS WILL BE SHOWN ONLY WHEN YOUR SITE IS ONLINE

SHARE THIS PAGE!

Subscribe newsletter 
Thanks for filling out form!